Connect with us

KORPORASI

Sutiyoso Tidak Peduli Jika BIN Dianggap Kecolongan

Published

on

Indonesiarayakini.com, Jakarta – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengaku tidak peduli jika pihaknya dibilang kecolongan terkait peristiwa penembakan dan peledakan yang terjadi di Jakarta Pusat.

“Tak perlu banyak bicara. Terserah kamulah mau ngomong apa,” papar Sutiyoso saat meninjau lokasi kejadian, Jakarta, Kamis (14/1).

Meski demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyatakan bahwa situasinya telah aman. Hal tersebut menanggapi kabar adanya aksi teror di kawasan lain di Jakarta.

“Jakarta aman, bagi warga yang ingin bepergian silakan bepergian,” tambahnya.

Seperti diketahui, menurut saksi terdengar lima kali suara ledakan yang kemudian disusul dengan suara tembakan. Menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Charliyan, empat orang tewas dalam peristiwa tersebut, satu orang di antaranya merupakan polisi. (fer)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

BUMN

Pemerintah Diminta Jelaskan Perubahan Struktur Pertamina

Published

on

Kantor Pertamina.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Pemerintah atau Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta menjelaskan soal perubahan struktur direksi PT Pertamina (Persero) yang memunculkan kesan adanya kejanggalan dalam kebijakan tersebut.

“Secara RUPS, tentu saja Kementerian BUMN yang bertanggung jawab. Panggil saja Menteri BUMN,” kata Direktur Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/2/2018). 

Fabby mengatakan banyak yang perlu dijelaskan dalam perubahan nomenklatur direksi yang diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pertengahan Februari 2018 lalu. Bukan hanya soal penghapusan posisi Direktur Gas. Namun, juga adanya dua jabatan baru yaitu Direktur Pemasaran Retail serta Direktur Logistik, Supply Chain, Infrastruktur.

Keanehan pertama, menurut dia, soal waktu. Saat ini Pertamina sedang dalam proses holding BUMN Migas. Pada RUPS sebelumnya menegaskan rencana holding, namun pada RUPS berikutnya justru terjadi perombakan direksi.

“Serius tidak dengan holdingisasi tersebut? Kalau Pemerintah serius, seharusnya perubahan struktur bisa dilakukan setelah holding selesai. Itu lebih tepat. Kalau sekarang, apa urgensinya,” lanjut Fabby.

Selain persoalan waktu, Fabby juga menyoroti perombakan membuat struktur direksi menjadi lebih gemuk. Namun sayangnya penambahan dua direktur baru itu justru tidak sesuai dengan bisnis migas Pertamina. 

“Kalau bank memang ada pemisahan pelanggan retail dan korporat. Tetapi Pertamina itu kan bisnisnya dari hulu ke hilir, yang harusnya terintegrasi dari hulu ke hilir,” kata dia.

Fabby tidak menutup kemungkinan struktur baru itu bisa mengacaukan sistem internal Pertamina yang selama ini sudah berjalan baik. Struktur yang baru, membuat Pertamina tidak terintegrasi dari hulu ke hilir dan biaya juga semakin besar, katanya. 

Sementara Mantan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Berry Nahdian Furqon menilai penghapusan posisi direktur gas, bisa memunculkan gejolak pada industri serta ketidakpastian mengenai harga dan pasokan gas. 

Imbasnya, industri bisa mengalihkan penggunaan gas kepada bahan bakar lain yang mereka anggap lebih ekonomis, seperti solar atau batubara.

Dengan alasan menekan biaya produksi, seperti dikutip Antara, industri bisa saja kembali pada bahan bakar fosil tersebut. Padahal seperti diketahui, solar dan batubara menghasilkan emisi tinggi yang berdampak pada pemanasan global. Ini tentu berbeda dengan gas, yang jauh lebih bersih. (sal)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BUMN

Menteri Rini Angkat Staf Khusus Tangani Investasi-Ekonomi Kerakyatan

Published

on

Zonaekonomi.com, Jakarta – Menteri BUMN Rini M Soemarno mengangkat Judith Jubiliana Navarro Dipodiputro dan Parman Nataatmadja sebagai staf khusus yang bertugas memantau dan mengevaluasi kebijakan inisiatif strategis BUMN bidang investasi dan ekonomi kerakyatan.

Siaran pers Kementerian BUMN, di Jakarta, Rabu, mengatakan, Judith sebagai Staf Khusus II diangkat sejak Kamis (8/2/2018), sedangkan Parman sebagai Staf Khusus V ditetapkan mulai Jumat (9/2/2018).

“Judith bertugas memantau dan mengevaluasi kebijakan inisiatif strategis BUMN, sinkronisasinya dengan program prioritas pembangunan nasional serta pelaksanaannya. Selain memantau dan mengevaluasi kebijakan pembiayaan dan pelaksanaan belanja modal (capex) BUMN,” ujar Rini.

Sedangkan Parman bertugas secara khusus menangani pemantauan, evaluasi serta pelaksanaan kebijakan kontribusi BUMN untuk mendukung ekonomi kerakyatan.

Kedua Staf Khusus ini melengkapi Staf Khusus sebelumnya, yaitu Sahala Lumban Gaol dan Wianda Pusponegoro sebagai Staf Khusus. Wianda diangkat sebagai Staf Khusus III pada 17 November 2017.

Profil

Judith Jubiliana Navarro Dipodiputro memulai karir di bidang media dan jurnalistik pada tahun 1983-1995, dia juga pernah menjadi Pimpinan Redaksi di Daily Executive Economic Digest selama 3 tahun.

Tahun 1987, Judith bergabung dengan Standard Chartered Bank.

Selanjutnya, memulai karirnya di Total E&P Indonesie tahun 2007. Dia juga aktif dalam berbagai aktivitas sosial pemberdayaan masyarakat di berbagai yayasan pendidikan, kesehatan dan olahraga, lingkungan hidup dan kebudayaan, pemberdayaan ekonomi, dan kebutuhan khusus.

Wanita kelahiran Ceko ini memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan.

Dia pernah tergabung dalam Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Portugal (PPIP) selama 8 tahun dari tahun 1991, Staf Khusus Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara tahun (1992-1994), Staf Khusus Menteri Negara Lingkungan Hidup di tahun (1993-1996).

Selanjutnya, sebagai Staf Ahli Pemkab Kutai Kartanegara (2001-2007), dan terakhir aktif sebagai Koordinator Perkumpulan Masyarakat Jakarta Peduli Papua (Pokja Papua) semenjak tahun 2014.

Pokja Papua merupakan organisasi yang mendorong penyelesaian masalah pemberdayaan masyarakat dan infrastruktur di Papua.

Sedangkan, Parman Nataatmadja merupakan mantan Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) selama dua periode dari tahun 2008-2018.

Parman menyelesaikan pendidikan sebagai Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1985, selanjutnya menyelesaikan pendidikan International Executive Program di State University of New York, Buffalo, USA pada tahun 1986.

Ia dari kampus yang sama menyelesaikan gelar Master of Business Administration (MBA) pada tahun 1988.

Pria yang pernah mendapatkan anugerah tokoh BUMN di bidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan dari Menteri BUMN ini, memiliki pengalaman yang panjang dalam dunia keuangan, dimulai sejak Direktur PT Danareksa Finance (1993), dan Managing Director PT Niaga Leasing (1996).

Selanjutnya, menjabat President Director PT Niaga Internasional Factors (1996), dan Direktur Utama PT Bahana Artha Ventura (2005).

Seperti dikutip Antara, Parman Nataatmadja juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). (roy)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

KORPORASI

30 Provinsi Hadir dalam Rakernas I Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia

Published

on

Zonaekonomi.com, Jakarta – Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (Akurindo) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I Akurindo 2017 di Jakarta. Dua acara utama akan dilakukan dalam Rakornas I yakni Pengesahan Rancangan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), dan Pemilihan sekaligus Pelantikan Pengurus Periode 2017-2022.

Rakornas I 2017 Akurindo dihadiri sekitar 100 orang dari 30 provinsi di Indonesia. Mereka merupakan pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha, seperti kerajinan, furnitur, dan kuliner.

Acara ini dibuka oleh Menteri Menteri Koperasi dan UKM (Menkop dan UKM) Anak Agung Gede Agung Puspayoga. Menurut dia, apapun bentuknya, UMKM perlu bersatu agar lebih kuat untuk naik kelas.

“Acara Rakernas seperti ini penting untuk memperkuat kelembagaan organisasi dan juga anggotanya,” tegas Puspayoga.

Hadir pula Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Dia menjadi pembicara dengan memberikan materi terkait Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berjudul ‘Ekonomi Pancasila Bagi UMKM’.

“UMKM adalah salah satu bentuk ekonomi kerakyatan yang dapat digabungkan dalam suatu koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional,” jelasnya.

Ketua Panitia Rakernas I Emir Moeis, menyatakan, keberadaan organisasi ini diharapkan dapat memperkuat menumbuhkembangkan UMKM guna mendukung perekonomian nasional berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Langkah tersebut dilakukan dengan memberikan akses pembiayaan, pendampingan, pembukaan jaringan dan pasar.

“Semua dilakukan dengan digital. Kita ingin UMKM maju dan dapat mengikuti perkembangan jaman,” kata dia.

Febri Wibawa Parsa, Ketua Umum Koperasi Jasa Mitra Sarana Perjuangan (MSP) menambahkan, akses pemasaran telah dilakukan dengan menggelar MSP Expo 2016 bagi UMKM bertema ‘Indonesia Gift’ di Gedung Smesco, Jakarta, pada 2-4 Desember 2016.

Pameran ini diikuti oleh sekitar 300 UMKM dari provinsi-provinsi di Indonesia. Mereka mulai diperkenalkan pembayaran nontunai berupa point of sales (PoS).

Dalam acara itu juga tersedia seminar yang membahas pembiayaan, pemasaran, dan teknologi informasi (TI) bagi UMKM. Pameran serupa juga akan dilakukan kembali dengan tema ‘The Authentic Taste of Indonesia’ di Balai Kartini, Jakarta pada 7-9 Desember 2017.

“Acara ini ditargetkan diikuti sedikitnya 300 UMKM dari 30 provinsi di Indonesia,” jelasnya.

Sebelumnya, sebagian mereka telah diikutkan dalam pameran di tiga negara yakni Brussel (Belgia), Moscow (Rusia), dan Tokyo (Jepang). Antusiasme pengunjung di kota-kota tersebut dibuktikan dengan sejumlah produk UMKM laku keras. (feb)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending