Connect with us

BISNIS

Ada Jaksa Nakal di Karawang? Jika Tertangkap Bakal “Nyanyi”

Published

on

Indonesiarayakini.com, Karawang – Sekitar dugaan Jaksa nakal pada Kejaksaan Negeri Karawang belakangan ini tengah menjadi buah bibir di tengah pejabat dan para pemborong rekanan Pemkab setempat. Ini akan membuat diantara mereka bakal “Nyanyi”, jika oknum jaksa tersebut terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan), baik oleh KPK maupun Kejagung saat memperagakan aksinya.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, Advokat senior Kabupaten Karawang, H. Abdul Karim Heryadi, SH. MH, membenarkan, bahwa belakangan ini ada seorang Jaksa nakal di Kabupaten Karawang. Berdasarkan laporan yang masuk ke telinga H. Abdul Karim, yang menjadi sasaran Jaksa nakal tadi, pejabat dan para pemborong Pemkab yang dianggap bermasalah dengan dugaan korupsi.

“Informasi yang masuk ke Akang, yang menjadi bulan-bulanan oknum Jaksa tadi, bahwasanya sasarannya adalah para pejabat dan para pemborong yang terkait dengan pengerjaan proyek APBD. Bahkan berdasarkan pengakuan dari para pejabat dan para pemborong, disebukan bahwa oknum Jaksa tersebut mengarah kepada salah satu nama di Kejaksaan Karawang ini,” terangnya dan bahkan sudah mengantongi nama Jaksa nakal tersebut.

Menurut Abdul Karim, jika modus operandi yang diperagakan Jaksa nakal tadi dibiarkan, maka akan mencederai rasa keadilan rakyat Karawang terutama pada kasus korupsi di lingkungan Pemkab Karawang. “Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Kabupatan Karawang jangan sampai mandeg, hanya karena tingkah polah oknum Jaksa tadi,” tegasnya.

Dalam hal ini, kata Abdul Karim, rentetan pengaduan dugaan kasus korupsi ke Kejaksaan Negeri Karawang yang sampai ke pengadilan, baru kasus korupsi di RSUD, dengan vonis bebas murni terhadap pejabat di RSU tersebut. Kemudian kasus korupsi Pos Yandu di Kantor BPMPD tampaknya masih jalan di tempat setelah ditetapkannya dua tersangka.

Beberapa pejabat yang keberatan disebutkan jatidirinya, membenarkan, bahwa ada Jaksa nakal, dimana mengarah pada satu nama pada Kejaksaan Karawang ini. Bagi pejabat dan pemborong yang disinyalir bermasalah, nama seorang jaksa itu sudah tidak asing lagi. (jay)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Finansial

IHSG BEI Jumat Dibuka Melemah 23 Poin

Published

on

IHSG di Bursa Efek Indonesia dibuka melemah sebesar 23 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.083,3 dari posisi sebelumnya 6.106,7.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/6/2018), dibuka melemah sebesar 23 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.083,3 dari posisi sebelumnya 6.106,7.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji ketika dihubungi Antara di Jakarta, Jumat, menilai terdapat penyebab internal dan eksternal dari pelemahan indeks.

Secara eksternal, pelemahan indeks berkaitan dengan faktor penurunan berbagai indeks di regional Asia.

Hal tersebut terjadi sebagai respons adanya ketidakpastian pada pertemuan puncak G7 di Ottawa, Kanada.

“Akibat masing-masing negara masih saling menerapkan kenaikan tarif impor yang berujung pada sentimen perang dagang,” ujar Nafan.

Kemudian, secara internal, Nafan menilai momen menjelang cuti bersama Lebaran 2018 turut mempengaruhi pelemahan indeks yang terjadi.

“Pelemahan indeks lebih disebabkan adanya aksi profit taking yang terjadi dalam rangka menyambut hari libur yang berkepanjangan,” ucap dia. (vin)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Finansial

Rupiah Susut 27 Poin jadi Rp13.902 Per Dolar AS

Published

on

Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta turun 27 poin menjadi Rp13.902 per dolar AS dari Rp13.875 per dolar AS.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta turun 27 poin menjadi Rp13.902 per dolar AS dari Rp13.875 per dolar AS pada Jumat pagi, setelah melemah 12 poin pada pembukaan perdagangan.

Menyusul pelemahan 22 poin menjadi Rp13.875 per dolar AS pada penutupan pasar Kamis (7/6) sore, pada pembukaan perdagangan hari ini rupiah kembali turun 12 poin menjadi Rp13.887 per dolar AS, lalu bergerak di kisaran Rp13.887 sampai Rp13.906 per dolar AS.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengatakan penurunan kurs rupiah antara lain dipengaruhi oleh tingginya permintaan dolar AS di dalam negeri, baik untuk pembayaran utang luar negeri dan dividen maupun untuk keperluan warga yang hendak berlibur ke luar negeri.

“Libur panjang minggu depan juga banyak yang liburan ke luar negeri,” kata dia.

Sementara itu, para pelaku pasar juga masih menunggu pengumuman kebijakan moneter The Federal Reserve Amerika Serikat pekan depan untuk mengetahui proyeksi frekuensi kenaikan suku bunga acuan pada 2018. (rob)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Energi

BUMN Panas Bumi Geo Dipa Percepat Pembangunan 2 PLTP

Published

on

Dirut Geo Dipa Energi, Riki Firmandha Ibrahim.

Zonaekonomi.com, Jakarta – BUMN panas bumi PT Geo Dipa Energi (Persero) berkomitmen untuk memperbaiki, tata kelola, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan berbagai proyek. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggandeng pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna mengawasi sekaligus mencegah tindakan yang mengarah ke korupsi.

Dirut Geo Dipa Energi, Riki Firmandha Ibrahim, mengungkapkan, pihaknya telah mendatangi gedung KPK di Kuningan, Jakarta, Rabu (6/6/2018) kemarin. Dalam kunjungan itu, pihaknya meminta KPK untuk turut bekerja sama.

“Kedatangan kami ke KPK untuk melaporkan karena KPK sebagai fungsi pencegahan. Tentunya kami akan memperbaiki, tata kelola, integritas, dan profesionalisme,” kata Riki di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Berkaitan dengan itu, Riki menerangkan bahwasanya saat ini pihaknya akan menggarap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Proyek tersebut memiliki nilai sekitar Rp10 triliun.

“Kemarin kami juga melaporkan ke KPK, bahwa di tahun ini pula kami akan mengembangkan proyek panas bumi Dieng dan Patuha jilid II, jilid III, dan jilid IV,” ungkap dia.

Riki mengatakan, kerja sama dengan KPK ini nantinya berkaitan dengan perbaikan sistem tata kelola perusahaan. Selain itu, pelaporan tersebut menurutnya merupakan keharusan sebagai perusahaan BUMN.

“Tentunya karena BUMN, sesuai dengan tata kelolanya harus GCG kuat, dan sebagainya. Jadi tentu akan mengikuti SOP yang adalah harus kami melaporkan, tidak hanya institusi KPK, tentu lainnya pun kami akan melaporkan,” kata Riki.

Dalam menanggapi hal tersebut, Direktur Penelitian dan Pengembangan KPK, Wawan Wardiana, mengapresiasi langkah pihak Geo Dipa Energi untuk memperbaiki, tata kelola, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan proyek. Sebab, sebagai BUMN, Geo Dipa dinilai memiliki inisiatif baik dan mendukung upaya pencegahan yang dijunjung oleh pihak KPK.

“Kami menghargai keinginan Geo Dipa untuk bekerja sama dengan teman-teman di pencegahan, dalam rangka supaya dari awal ditemani, dikawal oleh teman-teman pencegahan. Tidak ujug-ujug di tengah jalan baru memanggil kami,” ucap Wawan.

Wawan berharap, inisiatif tersebut nantinya dapat ditularkan kepada perusahaan BUMN lainnya. Sehingga, harapannya ke depan dapat membantu kerja KPK dalam upaya pencegahan.

Terkait kerjasama dengan Geo Dipa Energi, Wawan mengatakan KPK akan melakukan pencegahan mulai dari perencanaan hingga pembangunan. Selain itu, KPK pun menjanjikan akan ikut mendampingi Geo Dipa Energi dalam proses tender hingga pengelolaan SDM.

Untuk diketahui, sebagai perusahaan yang berbasis sumber daya alam, Geo Dipa Energi memiliki komitmen yang kuat untuk berkontribusi dalam pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar lokasi pembangkit listrik.

Kegiatan utama PT Geo Dipa melibatkan seluruh fase pada pembangkit listrik panas bumi. Dari eksplorasi dan eksploitasi, untuk pembangunan pembangkit listrik dan distribusi energi., seperti dikutip Pusatsiaranpers.com. (tim)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending