Connect with us

NASIONAL

KNTI Soroti Perlambatan Ekspor Produksi Perikanan Nasional

Published

on

Zonaekonomi.com, Jakarta – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menyoroti perlambatan kinerja sektor perikanan khususnya ekspor komoditas dan produksi perikanan nasional.

“Realisasi produksi perikanan tahun 2015 mencapai 10,87 juta ton, sementara targetnya adalah 13,6 juta ton. Juga pada 2017, realisasi produksi adalah 9,91 juta ton sedangkan targetnya pada angka 16,04 juta ton,” kata Ketua Departemen Kajian Strategis KNTI Niko Amrullah di Jakarta, Minggu (14/1/2018).

Sementara untuk realisasi ekspor perikanan nasional, lanjut Niko, pada tahun 2016, realisasi hanya mencapai sekitar 3,78 miliar dolar AS dari target 6,82 miliar dolar, sedangkan untuk tahun 2017, realisasi ekspor hanya mencapai 3,17 miliar dolar dari target 7,62 miliar dolar.

Sebagai pembanding, lanjutnya, ekspor perikanan Vietnam mencapai dua kali lipat dari Indonesia, padahal Indonesia memiliki panjang garis pantai 30 kali lipat lebih panjang dan juga mempunyai Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) yang luasnya tiga kali lebih luas dari Vietnam.

Dia juga mengingatkan angka kredit macet UMKM Sektor Perikanan mengalami kenaikan dari 4,30 persen di 2016 menjadi 5,04 persen di 2017, yang menunjukkan kelesuan aktivitas usaha ekonomi skala kecil menengah di sektor perikanan.

Sebagaimana diwartakan, lembaga Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia mengingatkan angka impor perikanan ternyata tumbuh melebihi ekspor sehingga hal tersebut harus diperhatikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“KKP harus memperhatikan dan menjaga pertumbuhan ekspor agar tumbuh secara signifikan dan mencapai target yang telah ditetapkan,” kata Peneliti DFW Indonesia Nilmawati.

Menurut dia, pertumbuhan ekspor perikanan pada 2017 mencapa 8,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi pertumbuhan impor pada periode yang sama ternyata mencapai 14,4 persen.

Nilmawati berpendapat ekspor dan impor perikanan tidak saja ditentukan oleh intervensi KKP, tetapi dipengaruhi dinamika situasi perdagangan, seperti yang dicontohkan melonjaknya impor ikan makarel yang diimpor karena memenuhi kebutuhan bahan baku pemindangan dan industri pengalengan ikan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan kondisi ekspor komoditas perikanan Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan negara lain di tengah situasi perekonomian global saat ini yang sedang menurun.

“Ekspor, walaupun turun, tetapi dibandingkan negara lain jauh lebih baik,” kata Menteri Susi dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Susi Pudjiastuti juga mengingatkan bahwa pada saat ini di kawasan perairan Indonesia, jumlah stok ikan naik sehingga tangkapan juga meningkat dan nilai tukar nelayan dan pembudidaya juga mengalami kenaikan yang berarti bahwa jumlah pendapatan yang mereka terima saat ini juga meningkat dibanding sebelumnya, seperti dikutip Antara. (mrr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

NASIONAL

Komisi IV Mengingatkan Import Jagung Rugikan Petani

Published

on

Zonaekonomi.com, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Rahmad Handoyo mengingatkan bahwa rencana pemerintah mengimpor jagung dapat merugikan para petani di berbagai daerah yang telah memproduksi komoditas tersebut.

“Rencana impor jagung itu telah mencederai para petani jagung,” kata Rahmad dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (7/2/2018).

Menurut dia, sebelum keran impor jagung dibuka, sudah selayaknya Kementerian Perdagangan benar-benar mengkaji secara mendalam dampaknya kepada para petani.

Politisi PDIP itu menegaskan bahwa negara dengan berbagai kebijakannya seharusnya dapat melindungi para petani dan bukannya merugikan mereka.

Rahmad mengaku dirinya sempat kaget setelah diketahui adanya kebijakan untuk melakukan impor jagung, dan mengingatkan bahwa impor tersebut harus dilakukan berdasarkan rekomendasi kementerian teknis yaitu Kementerian Pertanian.

Sebagaimana diwartakan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa jenis jagung yang akan diimpor untuk kebutuhan industri dalam negeri tidak ditemukan di Indonesia.

“Jagung impor itu untuk kebutuhan industri yang memang tidak diproduksi di Indonesia,” katanya seusai membuka sidang “Related Meetings of The Regional Comprehensive Economic Partnership” (RCEP) putaran ke-21 di Yogyakarta, Selasa (6/2/2018).

Menurut Mendag, pemerintah tidak akan mengeluarkan kebijakan impor apabila jagung yang dibutuhkan sektor industri memang bisa ditemukan di Indonesia.

Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Persetujuan Impor (PI) jagung sebanyak 171.660 ton untuk kebutuhan industri dalam negeri bagi lima perusahaan pemilik Angka Pengenal Importir Produsen (API-P).

“Total PI yang sudah keluar tahun 2018 sebanyak 171.660 ton untuk lima perusahaan,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan.

Seperti dikutip Antara, Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Jagung. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa jagung dapat diimpor untuk memenuhi kebutuhan pangan, pakan, dan bahan baku industri. Impor jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan hanya bisa dilakukan oleh Perum Bulog setelah mendapatkan penugasan dari pemerintah. (mrr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

Wall Street Ditutup Turun Akibat Kekhawatiran Penutupan Kegiatan Pemerintah

Published

on

Zonaekonomi.com, New York – Bursa saham Wall Street berakhir lebih rendah pada Selasa (Rabu pagi WIB), setelah menyentuh rekor tertinggi di awal sesi, karena investor mempertimbangkan kemungkinan adanya penutupan operasional pemerintah.

Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 10,33 poin atau 0,04 persen menjadi ditutup di 25.792,86 poiin. Indeks S&P 500 berkurang 9,82 poin atau 0,35 persen menjadi berakhir di 2.776,42 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 37,38 poin atau 0,51 persen menjadi 7.223,69 poin.

Kongres harus meloloskan rancangan undang-undang pengeluaran pada Jumat (19/1/2018) untuk menghindari penutupan operasional pemerintahan, menurut CNBC.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin telah meminta Kongres untuk menaikkan pagu/plafon utang pemerintah federal pada akhir Februari, demikian sebuah laporan Bloomberg News pada Senin (8/1/2018).

Penangguhan batas utang berakhir pada 8 Desember 2017 dan batas utang dikembalikan lagi ke posisi semula sekitar 20,4 triliun dolar AS.

Mnuchin mengatakan bahwa Kementerian Keuangan dapat menggunakan langkah-langkah luar biasa untuk mendanai pemerintah federal setidaknya sampai Januari dalam batas utang 20,4 triliun dolar AS.

Pusat Kebijakan Bipartisan, sebuah kelompok pemikir non-partisan di Washington D.C., memperkirakan bahwa pemerintah federal akan kehabisan uang tunai dan menghadapi risiko gagal bayar pada Maret tahun ini.

Kongres mungkin berusaha menaikkan plafon utang pada Februari dengan melampirkan langkah-langkah pada rancangan undang-undang pengeluaran pemerintah, kata laporan Bloomberg News.

Para analis mengatakan sebuah titik pertengkaran antara Partai Republik dan Demokrat adalah sebuah rancangan undang-undang imigrasi yang ingin diloloskan Demokrat, yang memiliki upaya-upaya rumit untuk membuat pemerintahan tetap buka.

Data historis menunjukkan bahwa S&P 500 kembali ke negatif 0,3 persen satu minggu setelah penutupan pemerintah, menurut analis pasar.

Saham-saham AS reli pada Selasa pagi, dengan Dow menyentuh 26.000 untuk pertama kalinya, karena laba perusahaan-perusahaan utama yang keluar lebih baik dari perkiraan.

Musim laporan laba sejauh ini terus menguat. Menurut perusahaan riset keuangan FactSet, dari perusahaan-perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan laba mereka pada Jumat (12/1/2018), 69 persen telah melampaui perkiraan laba per saham, sementara 85 persen telah mengalahkan ekspektasi. (vin)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

AJI Jakarta Catat Empat PHK Sepanjang 2017

Published

on

Zonaekonomi.com, Jakarta – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mencatat setidaknya terdapat empat kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan media sepanjang 2017.

“LBH Pers juga tercatat menangani perkara ketenagakerjaan pekerja media, baik individual maupun kelompok, sebanyak sembilan kasus,” kata Ketua AJI Jakarta Ahmad Nurhasim dihubungi di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Empat kasus PHK tersebut terjadi di anak perusahaan MNC Group, “Gatra”, “Koran Sindo”, kemudian “Tabloid Genie” dan “Mom and Kiddie” yang juga masih di bawah MNC Group.

“Gatra” tercatat mem-PHK belasan jurnalisnya, sedangkan “Koran Sindo” mem-PHK sekitar 300-an jurnalisnya akibat penutupan sejumlah biro daerah. Penutupan “Tabloid Genie” dan “Mom and Kiddie” juga berimbas pada PHK sekitar 42 pekerjanya.

Karena itu, untuk melindungi diri, memperkuat daya tawar sekaligus memperjuangkan hak-haknya, Hasim mengimbau para jurnalis untuk berserikat.

“Saat ini, jumlah serikat pekerja media masih sedikit. Dari 47.000 media, hanya ada sekitar 30 media saja yang memiliki serikat pekerja,” tuturnya.

Selain untuk melindungi diri, memperkuat daya tawar dan memperjuangkan hak-haknya dari ancaman PHK, serikat pekerja juga bisa untuk mengampanyekan dan memperjuangkan upah layak bagi jurnalis.

Hingga saat ini, masih banyak jurnalis yang diupah rendah, jauh di bawah upah layak jurnalis yang ditetapkan AJI Jakarta.

AJI Jakarta telah menetapkan upah layak jurnalis pemula di Jakarta pada 2018 sebesar Rp7.963.949. Besaran upah layak itu diperoleh dari hasil survei sejumlah kebutuhan jurnalis di Jakarta. Jurnalis memiliki kebutuhan tersendiri agar mampu bekerja secara profesional. (dsm)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending