Connect with us

Digital

Riset E-Commerce : Pembeli Milenial Indonesia Naik 5 Kali Lipat

Published

on

Zonaekonomi.com, Jakarta – Sebuah hasil riset yang dirilis oleh sebuah perusahaan e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, Shopee mengungkapkan bahwa pembeli milenial Indonesia di e-commerce naik hingga lima kali lipat selama setahun terakhir. “Baik pembeli dan penjual e-commerce saat ini adalah milenial. 70 persen penjual di Shopee adalah milenial,” kata Rezki Brand Manager Shopee Indonesia Rezki Yanuar dalam konferensi pers di Jakarta (7/2/2018).

Lebih lanjut Rezki mengungkapkan, tren pengguna milenial Indonesia di tahun ini berdasarkan riset mereka, kategori teratas yang masih akan dicari adalah pakaian wanita, perawatan dan kecantikan, serta pakaian muslim. Sementara kategori yang paling meningkat di tahun ini diprediksi adalah tas pria, otomotif dan elektronik.

Dari sisi kebiasaan pengguna milenial, mereka lebih memilih pembayaran lewat ATM atau transfer dan jam aktif mereka berbelanja online adalah jam 11-14 serta 18-19. Sementara pembelian tertinggi ada setiap hari Senin di tanggal muda. Menurut Rezki, milenial lebih suka e-commerce yang bisa diakses via gadget dan memiliki fitur chat live. “Di Shopee live chat meningkat 80% di jam aktif,” kata Rezki.

Peningkatan transaksi di kalangan milenial tersebut mendorong Shopee menunjuk Prilly Latuconsina, seorang aktris dan entrepreneur muda berbakat yang juga merupakan true online shopper, sebagai Brand Ambassador mereknya. Prilly Latuconsina adalah Brand Ambassador Shopee Indonesia yang pertama.

“Pemilihan Prilly sebagai duta merek Shopee karena memiliki factor aspirasional, dinamis, muda, dan yang terpenting, true online shopper. Prilly dapat mewakilkan posisi brand Shopee sebagai platform e-commerce terdepan, terutama di kalangan milenial yang merupakan mayoritas dari pengguna kami,” kata Rezki.

Sementara itu Prilly yang hadir saat acara juga menyatakan senang terpilih menjadi duta merek Shopee. “Belanja online terutama di Shopee, telah sangat dekat di hati saya. Disela-sela kesibukan seperti istirahat shooting atau saat terjebak kemacetan, saya suka browsing untuk melihat produk-produk yang menarik,” kata pemeran film Danur ini.

Sejalan dengan peresmian ini, Shopee juga akan menyelenggarakan kampanye belanja spesial, bertajuk “Shopee Days of Love” mulai dari tanggal 1 – 14 Febuari, dengan menghadirkan diskon hingga 80% dan kesempatan memenangkan Grand Prize cincin berlian. Shopee telah diunduh oleh lebih dari 25 juta kali di Indonesia.

Sejak peluncurannya, Indonesia telah menjadi salah satu pasar terbesar Shopee. Selain itu Shopee telah sukses menjangkau pengguna di 515 kota dan kabupaten seluruh Indonesia. (tri)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Digital

Bekraf Habibie Festival Ingin Akrabkan Masyarakat dengan Teknologi

Published

on

Bekraf Habibie Festival 2018 yang diadakan di JIExpo Kemayoran 20-23 September.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Bekraf Habibie Festival ingin generasi muda Indonesia tidak asing dengan teknologi dan menganggap teknologi sebagai bagian dalam hidup mereka.

“Teknologi masuk ke rumah supaya orang tidak takut, lebih diterima manfaatnya,” kata salah seorang pendiri Bekraf Habibie Festival, Sachin V Gopalan, saat ditemui di acara pembukaan festival di JIExpo Kemayoran, Kamis (20/9/2018).

Festival teknologi ini, selain perayaan atas peran Bacharuddin Jusuf Habibie dalam dunia teknologi, juga ingin mengenalkan dunia teknologi yang penuh dengan kreasi dan inovasi kepada anak-anak muda.

Habibie memang identik dengan pesawat, namun,festival yang dirancang untuk anak-anak sekolah itu tidak melulu berisi pesawat.

Berbagai inovasi dihadirkan dalam festival agar anak-anak dapat memahami teknologi yang diaplikasikan ke berbagai bentuk. Sachin mencontohkan dalam bidang olahraga, diperlukan sepatu atau inovasi di alat olahraga agar menunjang performa saat beraktivitas.

“Ini bukan pameran produk, tapi inovasi yang akan tren dalam lima tahun, untuk aspirasi,” kata Sachin.

Deputi Infrastuktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Hari Sungkari saat ditemui pada acara itu berpendapat, festival teknologi dan inovasi seperti ini bertujuan menularkan “virus positif”, kepada generasi muda.

“Ekonomi kreatif selalu memerlukan teknologi terutama jika pelakunya ingin usahanya berkembang,” katanya.

Bekraf Habibie Festival diadakan di JIExpo Kemayoran mulai hari ini hingga Minggu (23/9/2018). (nat)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Digital

Khawatir Perlindungan Konsumen, YLKI Kritisi Putusan MA soal Taksi Daring

Published

on

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang taksi daring merupakan sebuah langkah mundur.

“Putusan MA tersebut mereduksi hak-hak konsumen karena 10 pasal yang dibatalkan berkaitan dengan perlindungan konsumen dan pengemudi,” kata Tulus saat dihubungi di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Tulus mencontohkan aturan tentang stiker sebagai identitas taksi daring. Menurut Tulus, sebagai angkutan umum, taksi daring tetap harus memiliki identitas sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen.

Beberapa kasus yang menjadikan konsumen sebagai korban seharusnya menjadi alasan untuk membuat aturan yang lebih melindungi konsumen.

“Beberapa kasus yang terjadi membuktikan bahwa taksi daring terbukti tidak seaman yang dikatakan orang. Perlu ada aturan, salah satunya dengan pemberian identitas bagi taksi daring,” katanya.

Tulus kemudian membandingkan dengan taksi daring yang ada di beberapa negara lain. Di negara-negara lain, taksi daring bersedia diatur, termasuk pemasangan identitas melalui stiker.

MA membatalkan beberapa pasal yang ada dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Salah satu aturan yang dibatalkan adalah tentang pemasangan stiker sebagai identitas. Kementerian Perhubungan menyatakan akan mengganti stiker dengan bentuk identitas lain di belakang nomor pelat untuk memudahkan polisi mengenali taksi daring. (dew)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Digital

Agar Tidak Dibatalkan MA Lagi, Peraturan Taksi Daring Diusulkan Bentuk Perpres

Published

on

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Peraturan taksi daring diusulkan dalam bentuk peraturan presiden (Perpres) dan bukan lagi peraturan menteri karena melibatkan sejumlah kementerian dan sudah tiga kali dibatalkan oleh Mahkamah Agung.

“Jadi ini usulan dari aliansi itu jangan peraturan menteri, apakah di Perpres bisa, karena sekarang tidak lagi dikenal lagi Surat Keputusan Bersama,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi dalam usai konferensi pers, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Budi mengatakan pihaknya sudah membahas ini kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Apakah secara legal bisa, kalau peraturan menteri, artinya kementerian lain buat. Kemenkominfo juga ada regulasinya, tenaga kerja juga terkait hubungan tenaga kerja, kepolisian juga ada di situ, atau menjadi satu, pasnya apa peraturannya,” katanya.

Budi juga menyampaikan bahwa Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sudah berpesan agar membuat peraturan yang tidak bisa digugat lagi.

“Penekanan Pak Menteri berpesan ke saya gimana caranya untuk peraturan nanti, kalau bisa tidak digugat lagi. Capai nanti kita enggak kerja-kerja. Kami hati-hati menyusun ini, proses awal melibatkan berbagai pihak,” katanya.

Ia menambahkan tidak akan ada pengulangan poin-poin yang sama dengan peraturan sebelumnya, yaitu Peraturan Menteri Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

“Tidak akan memuat sama lagi, yang dulu pernah dibatalkan Peraturan Menteri 26 tidak ada lagi,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, alinasi pengemudi taksi daring sudah membentuk Tim 7 yang akan mewakili aspirasi-aspirasi dari para pengemudi.

“Mereka menjalin juga ke semua pihak, ke Korlantas dan Kemenkominfo,” katanya.

Sebelumnya, MA telah membatalkan sebanyak tiga peraturan taksi daring, yaitu PM 108/2017, PM 26/2017 dan PM 32/2016. (jtr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending