Connect with us

Internasional

Indeks DAX-30 Jerman Ditutup Bertambah 0,20 Persen

Published

on

Indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 26,29 poin atau 0,20 persen, menjadi 12.996,33 poin.

Zonaekonomi.com, Frankfurt – Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (16/5), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 26,29 poin atau 0,20 persen, menjadi 12.996,33 poin.

Pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya meningkat 2,59 persen.

Disusul saham perusahaan farmasi Merck serta perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer, yang masing-masing naik 1,88 persen dan 1,45 persen.

Di sisi lain, Commerzbank mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 5,71 persen.

Diikuti oleh saham Deutsche Bank serta pengelola pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas Deutsche Boerse, yang masing-masing turun 1,99 persen dan 1,58 persen.

??? Perusahaan asuransi dan jasa keuangan Jerman Allianz adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omzet mencapai 246,71 juta euro (290,72 juta dolar AS). (pep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Internasional

Bursa Saham Tokyo Dibuka Naik Ditopang Pelemahan Yen

Published

on

Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo bertambah 95,70 poin atau 0,42 persen.

Zonaekonomi.com, Tokyo – Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis, setelah Wall Street “rebound” semalam (Rabu) dan yen melemah terhadap dolar AS.

Xinhua melaporkan pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 95,70 poin atau 0,42 persen, dari tingkat penutupan Rabu (16/5), menjadi diperdagangkan di 22.812,93 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo, naik 6,91 poin atau 0,38 persen, menjadi diperdagangkan di 1.807,26 poin.

Saham-saham yang terkait perbankan, kaca dan keramik, serta perikanan, pertanian dan kehutanan adalah yang paling banyak mencatat kenaikan harga pada menit-menit pembukaan perdagangan. (pep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Internasional

Indeks CAC-40 Prancis Berakhir Menguat 0,26 Persen

Published

on

indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,26 persen atau 14,38 poin, menjadi 5.567,54 poin.

Zonaekonomi.com, Paris – Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu (16/5), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,26 persen atau 14,38 poin, menjadi 5.567,54 poin.

Sebanyak 21 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.

Technipfmc, perusahaan berbasis di Inggris yang menyediakan jasa-jasa proyek minyak dan gas lengkap, maju 4,11 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer), di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan konglomerat barang mewah multinasional Prancis LVMH yang meningkat 2,86 persen, serta perusahaan jasa TI Eropa Atos naik 2,82 persen.

Di sisi lain, perusahaan utilitas listrik multinasional Prancis Engie SA jatuh 3,52 persen, menjadi penderita kerugian terbesar dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan jasa-jasa makanan dan manajemen fasilitas Prancis Sodexo yang merosot 1,80 persen, serta perusahaan perbankan Prancis Societe Generale kehilangan 1,49 persen. (pep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Internasional

Dolar AS Menguat

Published

on

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun mencapai 3,058 persen.

Zonaekonomi.com, New York – Kurs dolar AS diperdagangkan menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena meningkatnya suku bunga obligasi pemerintah AS.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun mencapai 3,058 persen pada Selasa (15/5), level tertinggi sejak 2011.

Imbal hasil, sebuah barometer untuk suku bunga KPR (kredit pemilikan rumah) dan instrumen keuangan lainnya, baru-baru ini telah melonjak akibat tanda-tanda meningkatnya inflasi, yang memicu spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga yang lebih sering tahun ini.

Para analis menunjukkan kemungkinan relaksasi ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat telah membantu meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah AS, sehingga mendukung pasar uang.

Di bidang ekonomi, perkiraan awal penjualan ritel dan jasa-jasa makanan AS untuk April mencapai 497,6 miliar dolar AS, meningkat 0,3 persen dari bulan sebelumnya, sejalan dengan ekspektasi pasar, kata Departemen Perdagangan AS pada Selasa (15/5).

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,64 persen menjadi 93,183 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1850 dolar AS dari 1,1943 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3510 dolar AS dari 1,3568 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7473 dolar AS dari 0,7529 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,33 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,64 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0019 franc Swiss dari 1,0000 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2863 dolar Kanada dari 1,2796 dolar Kanada, demikian Xinhua. (pep)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending