Connect with us

Digital

Jojonomic, Aplikasi untuk Permudah Reimburse

Published

on

Jojonomic menyederhanakan persoalan mengurus reimburse di kantor agar para pekerja dapat lebih banyak beraktivitas dan produktif.

Zonaekonomi.com, Sydney – Mereka yang pernah mengurus reimburse atau penggantian biaya pasti memahami betapa pekerjaan yang terdengar sederhana itu bisa menjadi rumit dan memakan waktu.

Jojonomic, platform untuk mengurus administrasi buatan Indonesia, ingin menyederhanakan persoalan mengurus reimburse di kantor agar para pekerja dapat lebih banyak beraktivitas dan produktif.

“Orang Indonesia lebih banyak ke kantor, tapi, belum tentu produktif. Supaya bisa produktif, transformasi digital. Kami ingin memberikan kemudahan dalam bekerja melalui perangkat,” kata COO Jojonomic, Indra Sutanto, saat ditemui di Paviliun Indonesia, pameran teknologi CeBIT Australia 2018 di Sydney.

Reimburse yang dahulu dilakukan secara manual, kini bisa dilakukan melalui ponsel berkat Jojonomic. Sama seperti reimburse manual, pengguna harus mengumpulkan bukti pembayaran untuk dilaporkan ke perusahaan.

Bedanya, dengan Jojonomic, pengguna tinggal memotret bukti transaksi, memilih kategori reimburse lalu mengirimkannya ke bagian keuangan. Tidak ada lagi mengirim nota untuk ditandatangani.

Proses melaporkan pengeluaran yang lebih singkat ini diharapkan akan mempercepat pencairan dana karena pengeluaran dapat dilaporkan saat itu juga.

Berawal dari reimburse, Jojonomic mengembangkan kemampuan platform mereka di luar reimburse. Platform Jojonomic juga tersedia untuk catatan pembelian dan absensi. (nat)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Digital

Samsung Berencana Pasok Produsen Smartphone dengan Chipset Exynos

Published

on

Samsung Berencana Pasok Produsen Smartphone dengan Chipset Exynos.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Bisnis semikonduktor adalah kekuatan pendorong keuntungan Samsung, tetapi chipset seluler Exynos-nya jarang terlihat di perangkat pabrikan lain.

Satu-satunya klien eksternal yang menggunakan chipset Exynos Samsung adalah Meizu dengan ponsel 15 Plus terbaru.

Samsung kabarnya sedang berbicara dengan ZTE dan produsen ponsel lainnya untuk mulai memasok mereka dengan prosesor mobile Exynos, untuk menandingi kompetitornya, Qualcomm, dengan chipset andalanya Snapdragon.

Inyup Kang, mantan eksekutif Qualcomm yang saat ini merupakan kepala pengembang chip logika Samsung, System LSI, mengatakan bahwa perusahaan “berbicara kepada semua OEM (Original Equipment Manufacturer)”.

Dia menegaskan bahwa klien baru dapat diumumkan setidaknya paruh pertama 2019.

Pencarian untuk klien baru datang tepat setelah ZTE dilarang membeli produk Qualcomm oleh Amerika Serikat karena melanggar embargo perdagangan dan mengimpor perangkat yang didukung Snapdragon ke Iran dan Korea Utara.

Samsung juga mengklarifikasi bahwa belum ada kesepakatan yang terjalin dan semua semua produsen smartphone diperlakukan sama.

Samsung berada jauh di belakang Qualcomm dan Apple dalam produksi SoC mobile, tetapi solusi untuk menggunakan chip in-house membantu perusahaan mengembangkan bisnis smartphone, termasuk peningkatan 27 persen dalam pengiriman untuk System LSI.

Karena pasar smartphone melambat, Samsung juga berharap untuk mulai mengirimkan chip 5G ke industri otomotif, di mana Audi dilaporkan akan menjadi klien pertamanya, demikian dilansir dari GSM Arena. (ant)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Digital

Ukirama Sediakan Solusi Cloud untuk Bisnis UKM

Published

on

Ukirama Solusi Indonesia, mengembangkan perangkat lunak berbasis komputasi awan untuk bisnis.

Zonaekonomi.com, Sydney – Perusahaan rintisan yang bergerak di bidang software a service enterprise resource planning (SaaS ERP), Ukirama Solusi Indonesia, mengembangkan perangkat lunak berbasis komputasi awan untuk bisnis.

“Awalnya, kami membuat untuk perusahaan menengah, tapi, sekarang kami menyasar ke usaha kecil menengah,” kata CEO Ukirama Kevin Eka Putra, sat ditmeui di pameran CeBIT Australia 2018 di International Conventional Centre, Sydney, Australia.

Ukirama ERP, produk yang mereka buat. menyediakan bantuan untuk mengatur data pembelian, penjualan, inventaris, akuntansi hingga urusan sumber daya manusia.

Ukirama ERP dirancang untuk perusahaan kecil dan menengah untuk operasional mereka. Didirikan oleh Kevin Eka Putra dan Ignatius Monthy Wangsahardja, Ukirama menawarkan harga yang terjangkau dengan sistem biaya berlangganan.

Semula Ukirama belum menargetkan UKM ketika mereka pertama kali mengembangkan perangkat lunak ini, namun, mereka merasa perusahaan kecil-menengah juga memerlukan perangkat ini untuk membantu bisnis mereka.

Ketika perusahaan kecil tersebut berkembang, UKM dapat tetap menggunakan perangkat lunak buatan Ukirama. (nat)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Digital

Darmin Pastikan Sistem Online Single Submission Siap Diluncurkan 21 Mei

Published

on

Darmin Nasution memastikan kesiapan sistem perizinan Online Single Submission yang akan diluncurkan pemerintah untuk mempermudah kemudahan berusaha.

Zonaekonomi.com, akarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan kesiapan sistem perizinan terpadu (Online Single Submission) yang akan diluncurkan pemerintah untuk mempermudah kemudahan berusaha di Indonesia.

“Reform-nya, sistemnya maupun organisasinya sudah selesai. Kita siap untuk diluncurkan,” kata Darmin seusai mengikuti sidang kabinet paripurna membahas persiapan peluncuran OSS di Jakarta, Rabu.

Darmin menegaskan peluncuran sistem perizinan terpadu ini akan mempermudah investor dalam memperoleh izin usaha, karena seluruh proses pengajuan izin mulai tingkat pusat hingga daerah dapat dilakukan melalui sistem ini.

Ia mengatakan investor baik investor individu maupun perseroan hanya perlu membawa akte notaris perusahaan untuk memperoleh izin usaha ke BKPM atau pemerintah daerah dan sebagai syarat untuk tercatat dalam sistem OSS.

“Kita nanti siapkan sistemnya untuk di-entry, informasi yang ada di akte itu. Kemudian beberapa informasi tambahan juga diminta seperti berapa banyak investasinya dan dimana. Sistem nantinya otomatis akan mengesahkan perusahaan itu,” katanya.

Setelah itu, sistem OSS akan memberikan nomor identitas perusahaan dan investor sudah bisa memulai usaha, sambil mengurus izin-izin lainnya yang diperlukan dalam batas waktu tertentu seperti izin mendirikan bangunan atau izin lingkungan.

Dalam sistem ini, tambah Darmin, investor juga dengan mudah memperoleh informasi mengenai insentif perpajakan yang bisa diperoleh dari pemerintah untuk memudahkan dalam menjalankan bisnis, seperti “tax holiday” atau “tax allowance”.

“Termasuk insentif itu akan diberitahu, misalnya insentif fiskal tax holiday atau tax allowance, dia akan tahu melalui sistem, dia dapat atau tidak? Kalau dia dapat, tidak perlu lagi mengurus kemana-mana,” kata Darmin.

Darmin memastikan pelaksanaan sistem OSS akan didukung sepenuhnya oleh Satgas Percepatan Berusaha yang berada di pusat dan daerah untuk mengatasi persoalan yang masih mengganjal dari pengajuan izin elektronik ini.

“Melalui sistem ini kita tahu, izin sudah keluar atau belum. Kalau belum, kementerian terkait atau pemerintah daerah yang bertanggung jawab harus mengecek dan apa yang harus dilakukan supaya selesai, agar pengusaha itu tidak harus pusing,” katanya.

Menurut rencana, sistem perizinan terintegrasi untuk memperbaiki iklim kemudahan berusaha ini akan diluncurkan pada 21 Mei 2018. (sat)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending