Connect with us

UKM & Koperasi

Merakyat.co Sediakan Solusi Teknologi untuk UKM

Published

on

Zonaekonomi.com, Sydney – Fernaldi Priono dan Timotius Handoko bertekad untuk membantu usaha kecil menengah, maupun individu yang berbisnis, ketika mengembangkan Merakyat.co sejak awal tahun ini.

“Kami ingin mengurangi kesenjangan sosial di bidang teknologi,” kata Fernaldi saat ditemui di Paviliun Indonesia, pameran teknologi CeBIT Australia 2018 di Sydney.

Platform tersebut dirancang agar para UKM juga dapat merasakan teknologi canggih yang dipakai oleh perusahaan besar, dengan harga yang terjangkau. Timotius, ditemui di tempat yang sama menginformasikan UKM yang membuat produk dari kain batik dan bisnis katering makanan sudah tertarik untuk menggunakan platform buatan mereka.

Bagi Fernaldi dan Timotius yang mendirikan perusahaan rintisan Intimedia Cemerlang, teknologi semestinya dapat dinikmati oleh semua orang, termasuk UKM, untuk meningkatkan efisiensi maupun keuntungan ketika berbisnis.

Meski pun baru berdiri, Fernaldi dan Timotius yang masih berstatus mahasiswa di University of Sydney dan University of New South Wales menginginkan untuk mengembangkan perusahaan mereka agar bergerak di bidang sosial. (nat)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

UKM & Koperasi

Blibli The Big Start Indonesia Lahirkan UMKM Andal Era Digital

Published

on

Blibli The Big Start Indonesia.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Empat finalis UMKM bertarung menjadi yang terbaik dalam ajang Blibli The Big Start Indonesia season 3.

Keempat finalis tersebut adalah Pavettia Skincare, Setapak 9, Kingsmith, dan Salaku. Mereka berhasil mengungguli 16 finalis di babak karantina dan 7.500 peserta lainnya yang ikut mendaftar.

“Di kompetisi ini UMKM yang daftar banyak sekali. Semuanya bagus-bagus. Kemudian kami memilih top 100 yang kemudian kami beri pelatihan dan karantina,” ucap Kusumo Martanto selaku CEO Blibli.com dalam acara grand final di Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Dalam malam grand final, keempat finalis harus mempresentasikan transformasi produk dan perencanaan bisnisnya dihadapan 12 dewan juri termasuk para pelaku ekosistem e-commerce.

Setelah melalui proses penilaian, akhirnya terpilih Pavettia Skincare sebagai pemenang kompetisi Blibli The Big Start Indonesia Season 3 dan berhak mbawa pulang hadiah senilai Rp500 juta.

Kusumo Martanto mengatakan, penyelenggaraan kompetisi ini sebagai bentuk dukungan Blibli kepada UMKM di Indonesia agar dapat mengembangkan produknya dan menjadi brand global terlebih di era digital seperti sekarang.

“Selama tiga tahun berturut-turut Blibli sebagai e-commerce buatan putra putri Indonesia menunjukkan komitmennya untuk berpartisipasi, mendukung dan membantu UMKM di Indonesia agar suatu hari bisa menjadi brand global,” jelasnya. (yog)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

UKM & Koperasi

Staf Khusus Menpora Hadiri Peluncuran 1.000 Wirausaha Milenial Bogor

Published

on

Staf Khusus Menpora Tommy Kurniawan (tengah) saat menjadi pembicara utama pada peluncuran program 1.000 wirausaha milenial, yang digagas oleh Yayasan At-Tawassuth di Bogor, Jawa Barat.

Zonaekonomi.com, Bogor – Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Tommy Kurniawan mengunjungi Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor untuk menghadiri peluncuran program 1.000 wirausaha milenial, yang digagas oleh Yayasan At-Tawassuth.

“Peluncuran program wirausaha milenial itu adalah rangkaian Refleksi Hari Pahlawan Nasional 2018 pada hari Minggu (11/11) lalu,” kata Ahmad Fahir, Ketua Yayasan At-Tawassuth Bogor di Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Ia mengatakan peluncuran program 1.000 wirausaha milenial itu adalah untuk mendorong kebangkitan wirausaha muda dengan memanfaatkan media sosial, guna memperkuat potensi ekonomi dan kerajinan lokal Bogor.

Dikemukakannya, Desa Bojong memiliki banyak potensi yang dapat dijadikan andalan untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat, antara lain sektor pertanian yang menjadi tumpuan pencarian mayoritas warga, kerajinan tangan hingga kuliner khas seperti “oncom hideung”, “deblo” dan “dage bojong”.

Selain itu, potensi ekonomi kreatif pemuda juga dapat dikembangkan, seperti pembuatan buket, yang digandrungi oleh generasi milenial.

“Kami melihat ada peluang besar yang dapat dikelola dari ketergantungan masyarakat pada media sosial, yakni dengan berwirausaha secara ‘online’ baik untuk kalangan muda maupun tua. Karenanya, kami gagas pengembangan 1.000 wirausaha milenial, guna membangkitan potensi ekonomi lokal,” kata Fahir, yang juga pendiri Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Institut Pertanian Bogor (IPB).

Selain menggelar pelatihan di Desa Bojong, Yayasan At-Tawassuth sedang menyiapkan kegiatan serupa di desa-desa lain di wilayah Kecamatan Kemang, Rancabungur, Ciseeng, Parung dan Bojong Gede.

Kepala Desa Bojong, Asep Saefudin mengatakan, kehadiran Staf Khusus Menpora, Tommy Kurniawan ke desanya diharapkan dapat membawa dampak positif guna menggeliatkan kembali kerajinan dan kuliner khas Bojong.

“Saat ini berusaha lewat ‘online’ sudah menjadi tren. Dengan hadirnya ‘Kang Tomkur’ yang juga publik figur, kita berharap potensi kerajinan dan kuliner khas Desa Bojong dapat dipasarkan lebih luas untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” kata Asep.

Selama berada di Desa Bojong, Tomkur — panggilan karib Tommy Kurniawan — juga mengunjungi sejumlah lokasi, yakni workshop otomotif milik RT Dalung, yang notabene sebagai binaan Kemenpora di Kampung Bojong Hilir, RW10.

Selain itu, juga melihat pusat kerajinan pelipatan kasa dan klinik Yayasan At-Tawassuth di Kampung Bojong Hilir RW9.

Kemudian, juga berkesempatan menyambangi Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin di Kampung Bojong Kaum, RW2, dan melihat kerajinan pembuatan kuliner rengginang di RW2, dan menyampaikan materi pada pelatihan wirausaha milenial di Kampung Sawah, RW 06.

Kunjungan Tomkur ke sejumlah lokasi di Desa Bojong, selalu disambut riuh ratusan warga setempat, yang didominasi kaum ibu.

Posisinya sebagai artis dan publik figur menjadi daya tarik bagi warga Bojong untuk melihat dari dekat sosok yang kini tengah maju sebagai caleg PKB DPR RI dari Dapil Jabar V Kabupaten Bogor.

Tommy Kurniawan menyatakan pelatihan wirausaha milenial yang digagas Yayasan At-Tawassuth sebagai ikhtiar nyata dalam membangkitkan minat wirausaha di kalangan generasi muda.

“Wirausaha dapat dikembangkan dengan modal ‘skill’ dan ‘network’ yang dimiliki. Kemudahan akses informasi dan komunikasi secara ‘online’ harus bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi usaha,” katanya.

Ia yakin bila generasi muda makin banyak yang terjun ke wirausaha, perekonomian masyarakat akan bangkit, baik pada level daerah maupun nasional.

“Rasio wirausaha kita dengan jumlah penduduk masih sangat timpang. Kita harus terus mendorong pertumbuhan jumlah wirausaha, agar perekonomian nasional makin kuat dan kokoh,” demikian Tommy Kurniawan. (ndi)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

UKM & Koperasi

Jasa Marga Siapkan Lahan UMKM di Area Istirahat Jalan Tol

Published

on

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno dan Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani saat meninjau Rest Area 597B dalam rangka Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa, Senin (12/11/2018).

Zonaekonomi.com, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) melalui kelompok usahanya PT Jasamarga Properti (JMP), menargetkan untuk mengelola 30 tempat istirahat atau “rest area” yang menyediakan lahan khusus bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno saat meninjau Rest Area 597B dalam rangka Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa, Senin (12/11/2018), mengatakan, sesuai aturan yang berlaku, Jasa Marga akan menyiapkan 30 persen area komersil di rest area untuk UMKM.

“Itu memang diutamakan bagi warga sekitar. Hal itu bertujuan untuk memacu roda perekonomian masyarakat setempat,” kata Rini melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula mendampingi Menteri Rini, yaitu Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan dan Direktur Utama PT Jasamarga Properti Irwan A. Sumadiyo.

Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan memaparkan bahwa sebanyak 30 rest area atau Tempat istirahat dan Pelayanan (TIP) yang menyediakan lahan khusus bagi UMKM tersebut akan tersebar di sejumlah jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga maupun kelompok usahanya.

Jalan tol tersebut yakni Jalan Tol Purbaleunyi, Palikanci, Batang-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Surabaya-Mojokerto, Pandaan-Malang, Gempol-Pasuruan, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Balikpapan-Samarinda, dan Manado-Bitung.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 10/PRT/M/2018 tentang Tempat istirahat dan Pelayanan (TIP) pada Jalan Tol bahwa untuk di TIP yang jalan tolnya telah beroperasi disediakan lahan untuk UMKM dan Koperasi sebanyak 20 persen, sedangkan untuk tol baru sebesar 30 persen.

PT JMP sendiri telah mengalokasikan komposisi gerai melalui desain sesuai yang dipersyaratkan Peraturan Menteri PUPR tersebut.

Jasa Marga terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar jalan tol dengan memaksimalkan TIP sebagai tempat untuk mengembangkan UMKM rintisannya.

“Untuk TIP yang secara khusus berkonsep UMKM, sedang dibangun di KM 360B Jalan Tol Batang-Semarang. TIP yang merupakan _joint venture_ PT PP, PT PP Properti, PT JMP dan PTPN IX tersebut memiliki alokasi ‘tenant’ hingga 70 persen untuk UMKM,” kata Sofyan.

Para pelaku UMKM yang telah menempati TIP-TIP yang dikelola oleh PT JMP bergerak di berbagai sektor, seperti kuliner, kerajinan hingga oleh-oleh.

Keberadaan UMKM di TIP jalan tol merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar ada tempat khusus bagi UMKM.

Oleh sebab itu, diperlukan sinergi antara Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), pemda setempat, dan berbagai elemen masyarakat lainnya untuk mengelola dan mengembangkannya. (mdg)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending