Connect with us

Trans

Karyawan BUMN yang Mogok Saat Puncak Arus Mudik, Dinilai Tidak Etis

Published

on

Ketua Dewan Kehormatan Nasional Ikatan Konsultan Nasional Indonesia (INKINDO), Kristiya Kartika.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Karyawan BUMN yang melakukan mogok pada saat arus mudik, dituding tidak etis, karena sebagai karyawan yang bekerja di perusahaan milik pemerintah, seharusnya tetap mengedepankan pelayanan kepada publik.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Nasional Ikatan Konsultan Nasional Indonesia (INKINDO), Kristiya Kartika di Jakarta, Jumat (1/6/2018), menanggapi ancaman mogok oleh Asosiasi Pilot Garuda (APG).

Menurut Kristiya, kalau ada permasalahan, seharusnya bisa diperjuangkan melalui perundingan, betapapun alotnya perundingan tersebut Prinsipnya tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan.

“Tentu semuanya didasari oleh kesadaran kolektif saling menghargai nilai-nilai dan norma-norma perusahaan yang berorientasi pada upaya mencapai kemajuan korporasi di masa depan,” kata Kristiya.

Menurutnya, tugas dari Serikat Pekerja Garuda Indonesia justru turut bertanggungjawab menciptakan keharmonisan dan kegairahan anggotanya dalam memenuhi keinginan dan kepuasan pelanggan serta pasar pada umumnya.

“Upaya konfrontatif yang direncanakan untuk mogok khususnya disaat-saat penting bagi pelanggan sangat merugikan korporasi dan masyarakat,” katanya.

Apalagi, menurut Kristiya, Garuda Indonesia sebagai BUMN memiliki tanggung jawab sosial yang lebih besar terhadap kepentingan pelanggan yang adalah masyarakat Indonesia.

“Dialog agar terjadi kesepakatan adalah langkah yang lebih tepat dibanding langkah-langkah yang bernuansa penekanan pada pihak lain apalagi bernada konfrontatif.” tegas Kristiya, seperti dikutip Pusatsiaranpers.com. (sus)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Trans

Jelang Liburan, KAI Yogyakarta Operasikan Kereta Tambahan

Published

on

KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta akan menjalankan sejumlah kereta tambahan untuk mendukung liburan jelang Natal dan Tahun Baru 2019.

Zonaekonomi.com, Yogyakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta akan menjalankan sejumlah kereta tambahan untuk mendukung liburan jelang Natal dan Tahun Baru 2019 dengan berbagai tujuan, Jakarta, Surabaya dan Bandung.

“Kereta akan mulai dijalankan pada 20 Desember hingga 6 atau 7 Januari 2019. Nanti kami akan lihat bagaimana kebutuhan masyarakat,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Selasa (11/12/2018).

Kereta tambahan tersebut di antaranya, Argo Lawu dan Argo Dwipangga tambahan yang akan dijalankan dari Solo Balapan tujuan Gambir Jakarta, Taksaka Pagi dan Malam relasi Yogyakarta-Jakarta, Lodaya relasi Solo-Bandung, Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya, serta Mataram Premium relasi Lempuyangan Yogyakarta-Pasar Senen Jakarta.

Setiap rangkaian kereta tambahan tersebut dapat membawa sekitar 450 hingga 500 penumpang dalam satu kali perjalanan.

“Tambahan kapasitas tempat duduk yang kami tawarkan untuk libur panjang akhir tahun cukup banyak,” katanya.

Eko mengatakan tiket untuk kereta tambahan libur panjang akhir tahun sudah dijual dan dapat diakses masyarakat melalui berbagai layanan penjualan tiket termasuk pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access.?

Sampai saat ini ketersediaan tiket untuk libur panjang akhir tahun masih cukup karena secara keseluruhan tiket baru terjual sekitar 70 persen.

“Jumlah penumpang kereta saat libur panjang akhir tahun akan mengalami kenaikan, terutama saat musim hujan seperti ini karena masyarakat menilai angkutan kereta api relatif lebih aman,” katanya.

Secara umum, lanjut Eko, kepadatan penumpang kereta api saat libur panjang akhir tahun akan terjadi secara merata karena kereta api sudah menerapkan sistem one man one seat sehingga tidak ada penumpang yang tidak mendapatkan tempat duduk selama perjalanan.

Namun demikian PT KAI Daop 6 Yogyakarta memperkirakan kepadatan penumpang di sejumlah stasiun saat libur panjang akhir tahun akan terjadi pada 22-23 dan 30 Desember untuk kedatangan, sedangkan untuk keberangkatan terjadi pada 5-6 Januari 2019.

“Jika dibanding hari biasa, maka terjadi kenaikan sekitar enam hingga 10 persen,” katanya.

Selain peningkatan okupansi untuk perjalanan kereta api jarak jauh, PT KAI Daop 6 Yogyakarta juga memperkirakan akan ada peningkatan okupansi untuk kereta yang baru saja diluncurkan yaitu Joglosemarkerto yang melayani rute di Jawa Tengah dan DIY.

“Sampai saat ini okupansi kereta tersebut cukup bagus sekitar 70 persen. Dimungkinkan pada libur akhir tahun akan mengalami kenaikan karena banyak masyarakat yang ingin berwisata berkeliling DIY dan Jawa Tengah. Mengunjungi daerah di sepanjang pantai selatan dan pantai utara Jawa,” katanya. (ear)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trans

Eva Air Pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Published

on

11 Desember 2018 maskapai EVA Air akan pindah ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Terminal 2.

Zonaekonomi.com, Tangerang – PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengumumkan, pada 11 Desember 2018 maskapai EVA Air akan pindah ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Terminal 2.

Febri Toga Simatupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Senin (10/12/2018), menyatakan maskapai terkemuka EVA Air yang masuk dalam Top 10 Airlines Airlines 2019 itu akan menerbangkan pesawatnya dari Terminal 3.

“Sebelumnya maskapai EVA Air berada di Terminal 2, tetapi 11 Desember 2018 ini dipastikan pindah ke Terminal 3 menyusul maskapai asing lain. Satu persatu perusahaan maskapai asing berpindah operasi ke Terminal 3,” jelas Febri.

Sejak 2017 hingga 12 Desember 2018 terdapat 19 maskapai asing yang telah berpindah ke Terminal 3. Maskapai tersebut diantaranya yakni, Saudi Arabian Airlines, Vietnam Airlines, Xiamen Air, Korean Air, China Airlines, China Southern Airlines, Fly Scoot Tiger Air, Malaysia Airlines, Thai Air, Oman Air, KLM Royal Dutch Airlines, Jet Asia, Qantas, Air China, Japan Airlines, Ethopian Air, Shenzhen Airlines, Singapore Airlines, Royal Brunei.

Adapun Air Asia akan kembali ke Terminal 2 pada 12 Desember 2018.

“PT Angkasa Pura II (Persero) menyambut kerja sama yang baik selama ini. Pengguna jasa di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan mendapatkan pengalaman yang menarik dan menyenangkan di bandara yang terus berkembang ini. Kepada para penumpang, diharapkan untuk memperhatikan tiket keberangkatan serta mengamati signage atau videotron,” terangnya.

Dengan perpindahan maskapai Internasional tersebut, PT Angkasa Pura II (Persero) diharapkan akan membawa peningkatan pelayanan yang semakin berkelas dunia dan yang lebih kompetitif.

“Kolaborasi dengan maskapai yang baik mencerminkan komitmen PT Angkasa Pura II untuk `membawa dunia ke Indonesia? melalui berbagai koneksi penerbangan yang banyak memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi para pengguna jasa,” katanya. (rid)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trans

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Raih Best Aiport Of The Year 2018

Published

on

Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali meraih penghargaan berupa Best Airport of The Year dalam ajang Bandara Awards 2018.

Zonaekonomi.com, Tangerang – Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali meraih penghargaan berupa Best Airport of The Year dalam ajang Bandara Awards 2018, dimana terminal 3 menyabet juara pertama dalam ajang yang digelar oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bekerja sama dengan Majalah Bandara.

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang dalam keterangannya, Sabtu (8/12/2018), menyampaikan, raihan penghargaan tersebut melengkapi pencapaian Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 2018 ini.

Terminal 3 berhasil mengungguli bandara lain melalui survey yang dilaksanakan atas 105 bandara mulai dari Sabang sampai Merauke sejak bulan April hingga Oktober 2018.

“Ini adalah capaian dari hasil kerja sama semua pihak dan untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang dan semuanya,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinobatkan oleh OAG Megahubs International Index 2018, sebagai bandara Megahub dengan indeks konektivitas internasional terbaik ke-10 dari 50 bandara Internasional terbaik di dunia.

“Kami sadar dan bersyukur kinerja kami sangat diperhatikan oleh pengguna jasa. Setiap award yang kami terima menjadikan kami untuk terus memacu perbaikan layanan kami untuk terus lebih dan lebih dari pencapaian yang ada saat ini,” tutur Febri.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, penganugerahan Bandara Awards 2018 ini digelar bertujuan untuk memberikan reward agar pengelola bersaing secara sehat dan mengutamakan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan keamanan.

“Kami sebagai regulator, terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelola bandara yang ada di seluruh Indonesia. Hal itu bertujuan untuk selalu menjaga dan meningkatkan pelayanan bagi pengguna jasa penerbangan. Untuk itu peran serta masyarakat dan media juga dibutuhkan untuk memberikan tanggapan dan saran. Sehingga kedepannya dapat menjadi perbaikan atas semua aspek pelayanan dan operasional Bandara,” ujar Budi Karya Sumadi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti menyatakan, para pemenang dalam kompetisi ini diharapkan untuk tidak berpuas hanya dalam kompetisi kali ini.

“Kami harapkan tidak berpuas sampai di sini, harus terus bersaing dan meningkatkan kualitas layanan dan mengelola bandara dengan lebih baik lagi,” terangnya.

Chairman Bandara Indonesia Group Erwin Nurdin mengemukakan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta menyisihkan 105 bandara lainnya yang disurvei melalui kuisioner para penumpang.

“Survei tahun ini mulai bulan April hingga Oktober 2018, dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh penumpang pesawat di 105 bandara,” kata Erwin.

Erwin mengatakan, dewan juri yang kredibel dalam bidang layanan ke bandar udaraan yang terlibat diantaranya adalah Herry Bakti S Gumay, Sapta Nirwandar, Tengku Burhanuddin, Dudi Sudibyo, Ninok Laksono, Otong Rukmana, Esthy Reko Astuty, Olivia Zalianty dan Polana B. Pramesti. (acm)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending