Connect with us

Energi

Pertamina : Kelola Blok Rokan Bukti Keuangan Kami Kuat

Published

on

Plt. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Plt. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menegaskan kondisi keuangan perseroan masih sangat kuat dengan dipercayakannya Pertamina untuk mengambil alih pengelolaan Blok Rokan dari Chevron.

“Dengan kita komitmen memberikan pembayaran `signature bonus` sebesar 784 juta dolar AS di Blok Rokan, sudah jelas bahwa keuangan Pertamina masih sangat kuat,” kata Nicke dalam diskusi bertajuk “Ketersediaan Migas”, di Wisma Antara Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Nicke mengatakan Pertamina akan mengelola Blok Rokan setelah 2021 serta selama 20 tahun ke depan setelah kontrak tersebut berakhir tiga tahun mendatang.

Kementerian ESDM telah memutuskan untuk memercayakan pengelolaan Blok Rokan kepada Pertamina pada Selasa (1/8). Keputusan ini murni diambil atas dasar pertimbangan bisnis dan ekonomi setelah mengevaluasi pengajuan proposal Pertamina yang dinilai lebih baik dalam mengelola blok tersebut.

Pertamina pun memberikan “Signature Bonus” sebesar 784 juta dolar AS atau sekitar Rp11,3 triliun dan nilai komitmen pasti sebesar 500 juta dolar atau Rp7,2 triliun dalam menjalankan aktivitas eksploitasi migas.

Besarnya angka tersebut juga membuktikan bahwa finansial Pertamina masih dalam kondisi baik.

Selain itu, Nicke juga menekankan adanya tambahan keuntungan sekitar Rp90 triliun dalam tiga tahun terakhir yang sebagian besar masuk menjadi “return earning” sehingga menambah kapasitas investasi Pertamina.

Pertamina juga masih memiliki piutang subsidi BBM dari Kementerian Keuangan mencapai Rp20 triliun.

“Piutang ada dari subsidi, yang pembayarannya sebagian besar sudah dilakukan. Ada `settlement` sebesar Rp20 triliun yang akan segera dibayarkan ke Pertamina. Jadi kami sehat-sehat saja, baik-baik saja, dan akan banyak melakukan investasi,” kata Nicke. (mdg)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Energi

PGN Pastikan Jaringan Das Sman Pasca-Ledakan di Mall Taman Anggrek

Published

on

Terjadi ledakan di salah satu bagian Food Court yang berada di dalam Mall Taman Anggrek.

Zonaekonomi.com, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan jaringan pipa dan fasilitas gas bumi PGN yang berada di sekitar Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, aman dan tidak terdampak ledakan.

Berdasarkan data GIS dan synergi, jarak lokasi ledakan terhadap aset PGN adalah 61 meter.

“Setelah mendapatkan laporan mengenai terjadinya ledakan di Taman Anggrek, Tim Gas Management Centre GDMR 1 PGN (Tim PGN) meluncur ke lokasi untuk memastikan pipa dan fasilitas gas PGN tidak terkena risiko kebakaran dari ledakan,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama melalui keterangan resmi perusahaan, Rabu (20/2/2019).

Seperti diinformasikan, telah terjadi ledakan di salah satu bagian Food Court yang berada di dalam Mall Taman Anggrek. Pemberitaan menyebutkan, ledakan berasal dari pipa gas yang disebabkan oleh tenant food court yang sedang melakukan proses pekerjaan renovasi.

Rachmat mengatakan berdasarkan pengecekan awal data pelanggan, Mall Taman Anggrek bukan merupakan pelanggan gas PGN. Untuk di wilayah tersebut, pusat perbelanjaan yang sudah menjadi pelanggan PGN adalah Mall Central Park dan Ciputra (Citraland), Jakarta Barat.

“Tapi untuk memastikan semua kondusif, Tim PGN tetap melakukan pengecekan langsung di lokasi,” kata Rachmat.

Hasilnya, menurut Rachmat, pipa dan fasilitas gas PGN dalam kondisi aman dan tidak terdampak. Selain itu, Tim PGN telah melakukan koordinasi dengan warga sekitar terkait pengamanan aset pipa dan fasilitas PGN.

“Kami pastikan pipa dan fasilitas gas PGN saat ini dalam kondisi aman dan tidak terdampak,” kata Rachmat. (asn)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Energi

Pertamina Targetkan 5.850 SPBU Digitalisasi

Published

on

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati.

Zonaekonomi.com, Palembang – PT Pertamina (Persero) menargetkan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berjumlah 5.850 outlet sudah menerapkan digitalisasi paling lambat pada Juni 2019.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati di Palembang, Minggu (17/2/2019), mengatakan, digitalisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepastian stok BBM di setiap SPBU dan mendukung program pengurangan transaksi nontunai (cashless).

“Sementara ini baru 350 SPBU yang sudah digitalisasi, nanti di akhir Maret ditargetkankan 3.000 outlet sehingga semua harus selesai di akhir semester ini,” kata Nicke seusai mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau penerapan digitalisasi SPBU di kawasan Lapangan Golf Palembang.

Ia mengatakan melalui digitalisasi ini maka semua arus data masuk-keluar BBM di outlet-otlet SPBU seluruh Indonesia akan tercatat secara real time. Proses dilakukan dengan cara memasang perangkat digital pada kran penyaluran BBM ke kendaraan (nozzle) sehingga jumlah BBM yang terjual dapat tercatat secara akurat.

Data ini akan terhubung ke pusat data Pertamina sehingga SPBU yang sudah minim stoknya akan terpantau secara otomatis. Sehingga, bagi Pertamina ini akan menjadi `warning` untuk segera dilakukan pengiriman.

Dengan begitu, pelayanan ke masyarakat akan semakin meningkat karena potensi terjadinya kelangkaan BBM hingga menyebabkan atrean akan berkurang.

“Selain itu masalah keamanan, karena selama ini banyak pembayaran cash di SPBU. Dengan adanya digitalisasi ini maka akan lebih aman,” kata dia.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno dalam kunjungannya itu mengatakan adanya data real time penjualan BBM dan tangki penyimpanan akan memudahkan pemerintah dalam mengambil keputusan berapa banyak harus mengimpor minyak.

“Saat stok di kilang kita menipis, tentunya harus impor. Dengan adanya data ini, kita tidak impornya kelebihan atau kekurangan sehingga masyarakat akan selalu tersedia BBM-nya di mana pun berada,” kata dia. (dol)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Energi

SKK Migas Tawarkan 74 Cekungan Migas kepada Investor

Published

on

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto.

Zonaekonomi.com, Palembang – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menawarkan kepada investor untuk menggarap 74 cekungan minyak dan gas bumi yang belum dimanfaatkan.

“Saat ini ada 74 cekungan yang belum diapa-apakan dari 128 cekungan yang ada di wilayah Indonesia,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam seminar nasional dan dialog Tantangan dan Peluang Baru dalam Pengelolaan SDA di Indonesia Pascarevolusi Industri 4.0, di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (12/2/2019).

Untuk memanfaatkan potensi minyak dan gas bumi (migas) yang hingga kini belum dikelola dengan baik, memerlukan investor yang memiliki kemampuan dana yang cukup besar dan menguasai teknologi terkini.

Dengan memanfaatan cekungan yang belum dikelola, diharapkan bisa diperoleh cadangan migas baru yang dapat menambah produksi nasional, katanya.

Dia menjelaskan, untuk meningkatkan cadangan migas, pihaknya pada tahun ini memfokuskan mengelola 10 cekungan migas.

Jika pemanfaatan cekungan migas tersebut berhasil dengan baik, diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak hingga di atas satu juta barel per hari seperti yang pernah dicapai beberapa tahun lalu.

Dalam kondisi sekarang ini, jumlah produksi minyak yang dihasilkan oleh perusahaan migas nasional dan asing mencapai 770 ribu barel per hari.

Peningkatan produski migas akan terus dilakukan karena pendapatan negara dari sektor tersebut cukup besar mencapai Rp215 triliun, kata Kepaal SKK Migas. (yud)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending