Connect with us

Tourism

Qatar Investasi 500 Juta Dolar untuk Pariwisata Indonesia

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut, Binsar Pandjaitan.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Qatar akan menginvestasikan 500 juta dolar AS untuk pengembangan pariwisata di Indonesia, khususnya di lima destinasi wisata prioritas.

Komitmen itu tertuang dalam penandatanganan kerja sama yang ditandatangani oleh CEO Qatar Investment Authority (QIA) Sheikh Abdulla bin Mohammed bin Saud Al-Thani dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

“Tadi kami tandatangani kerja sama investasi 500 juta dolar AS. Sebagai awal mereka akan bangun hotel bintang lima di Mandalika (NTB),” kata Luhut.

Ia menjelaskan, QIA berkomitmen untuk ikut berinvestasi mengembangkan sejumlah destinasi wisata prioritas di Indonesia. Mereka ingin bisa ikut berinvestasi mambangun hotel hingga pengembangan bandara

“Mereka ingin masuk di 10 destinasi Bali baru. Tapi saya sarankan masuk ke lima tujuan saja dulu yang sedang kami siapkan sekarang,” jelasnya.

Lima destinasi wisata itu yakni Danau Toba, Banyuwangi, Labuan Bajo, Borobudur dan Mandalika.

Selain komitmen investasi di bidang pariwisata, Luhut menjelaskan negara dari kawasan Timur Tengah itu ingin berinvestasi di bidang pertanian dan perikanan di Kalimantan Tengah.

Qatar juga berminat untuk membuka penerbangan langsung ke Banda Aceh sekaligus membangun akuakultur di Sabang.

“Mereka minta ke Banda Aceh. Kita tawarkan bangun akuakultur di Sabang mereka mau. Jarak mereka dari Doha itu cuma lima jam makanya mereka mau,” katanya.

Dari sektor pertahanan, Qatar juga menyampaikan keinginan untuk investasi pembangunan kapal, perahu karet untuk tentara khusus hingga pembuatan peluru.

Menurut Luhut, nota kesepahaman itu merupakan tindak lanjut dari pembicaraan kedua negara sejak beberapa bulan sebelumnya.

Sheikh Abdulla bin Mohammed bin Saud menaruh harapan besar terhadap komitmen kerja sama itu.

“Rencana Indonesia untuk membangun dan mengembangkan industri kepariwisataannya menjadi peluang menarik bagi kami untuk memperkuat portofolio investasi kami di seluruh dunia, khususnya di bidang pariwisata. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman untuk mengidentifikasi dan mengembangkan proyek yang akan semakin menjadikan Indonesia sebagai salah satu tujuan wisata utama dunia,” katanya. (aij)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Tourism

BPS : Kunjungan Wisman pada April Turun 4,59 Persen

Published

on

kunjungan wisatawan mancanegara.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2018 sebesar 1,3 juta orang atau menurun 4,59 persen terhadap Maret 2018.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers di Gedung BPS Jakarta, Senin, mengatakan penurunan jumlah wisman dari 1,36 juta orang pada Maret 2018 menjadi 1,3 juta orang pada April 2018, ini karena pengaruh low season untuk bepergian.

“Kalau month to month mengalami penurunan karena seasonality. Ada penurunan cukup besar di pintu masuk Tanjung Emas, Tanjung Benoa,” kata Kecuk.

Meski ada penurunan terhadap Maret 2018, Kecuk menjelaskan jumlah kunjungan wisman pada April 2018 meningkat signifikan sebesar 11,04 persen dibandingkan April 2017 (year on year).

Kenaikan tersebut terjadi karena adanya tambahan penerbangan langsung di beberapa kota yang memudahkan wisman berkunjung ke Indonesia.

Jalur udara

Berdasarkan jenis transportasi yang digunakan, pesawat udara masih mendominasi sebesar 65 persen atau 847,2 juta orang, sedangkan sisanya menggunakan transportasi laut sebanyak 236,8 juta orang (18 persen) dan transportasi darat 216,8 juta orang (17 persen).

Ada pun penerbangan domestik pada April 2018 sebanyak 7,91 juta orang atau naik 2,32 persen terhadap Maret 2018 sebesar 7,73 juta orang. Namun jika dibandingkan April 2017 yang sebanyak 7,06 juta orang, terdapat kenaikan signifikan yakni 11,93 persen.

Karena alasan low season pula, penerbangan internasional mengalami penurunan wisman sebesar 1,39 persen dari 1,54 juta orang (Maret 2018) menjadi 1,52 juta orang (April 2018). Sementara itu jika dibandingkan April 2017, penerbangan internasional mengalami kenaikan 8,58 persen.

“Penumpang internasional terjadi di beberapa bandara utama, seperti di Kualanamu, Soekarno-Hatta, Juanda dan Hasanuddin. Satu-satunya bandara yang mengalamo kenaikan yakni di Ngurah Rai, Bali,” kata Kecuk.

Ada pun Bandara Ngurah Rai, Bali mengalami kenaikan kunjungan pintu masuk sebesar 6,46 persen dari bulan sebelumnya menjadi 516 ribu orang pada Maret 2018. Jika dibandingkan dengan April 2017, kenaikannya mencapai 8,11 persen.

Transportasi laut

BPS juga mencatat adanya perkembangan penggunaan transportasi laut, baik untuk kapal penumpang maupun kapal barang.

Kapal penumpang pada April 2018 mengangkut 1,7 juta orang atau naik 6,87 persen dibandingkan Maret 2018. Sementara terhadap April 2017, jumlah angkutan naik 35,80 persen.

Kapal Barang juga mengalami peningkatan kapasitas menjadi 23,73 ton pada April 2018 atau naik sebesar 2,53 persen terhadap Maret 2018 dan 13,39 persen terhadap April 2017.

“Angkutan laut menunjukkan perkembangan yang memggembirakan. Ini karena ada penambahan trayek untuk angkutan perintis yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan yang melancarkan arus penumpang dan barang,” kata Kecuk.

Secara kumulatif pada Januari-April 2018, jumlah kunjngan wisman ke Indonesia mencapai 4,97 juta orang atau naik 13,83 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 dengan jumlah 4,36 juta orang. (men)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Tourism

Menpar Berupaya Jamin keamanan Wisatawan Pasca-Pengeboman

Published

on

Arief Yahya berupaya menjamin keamanan wisatawan yang berkunjung ke Indonesia pasca-serangkaian peristiwa pemboman.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berupaya menjamin keamanan wisatawan yang berkunjung ke Indonesia pasca-serangkaian peristiwa pemboman khususnya di Surabaya, Jawa Timur.

“Kami mencoba untuk menjamin keamanan, keamanan itu ditingkatkan,” kata Arief Yahya di Jakarta, Senin malam.

Di samping itu, semua pihak sangat berduka dan berbela sungkawa atas tragedi peledakan bom yang memakan korban khususnya di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5).

Pihaknya seketika langsung bergerak untuk memastikan Tim MKK (Manajemen Krisis Kepariwisataan) bekerja untuk memantau seluruh perkembangan keadaan.

“Ada krisis center dan kita memonitor semua keadaan kita yakinkan bahwa wisatawan aman,” katanya.

Pihaknya menyadari dan menghargai beberapa negara yang mengeluarkan “travel advice” kepada warna negaranya yang akan bepergian ke Indonesia.

“Itu kita hargai karena kita sadar itu kewajiban negara tersebut untuk melindungi warga negaranya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Arief Yahya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan terorisme dan kembali mengangkat citra baik pariwisata Indonesia.

Menurut dia, saat ini Indonesia adalah korban dari terorisme dan aksi tersebut bisa terjadi dimanapun di belahan dunia ini.

“Hal seperti ini tidak seorang pun mengharapkan. Bisa terjadi dimana saja tidak seorang pun mengharapkan, yang penting ini segera recovery,” katanya.

Jika keadaan telah sepenuhnya pulih, ia berharap negara-negara yang menerbitkan “travel advice” untuk Indonesia segera mencabut status tersebut.

Kemenpar sendiri terus memantau dan memberikan update informasi terkait kondisi terakhir termasuk soal lalu lintas perjalanan udara, pengamanan akomodasi, hotel, dan lain-lain yang disampaikan salah satunya melalui website resminya agar tidak menimbulkan keraguan/kekhawatiran bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Indonesia. (han)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Tourism

Indonesia Sangat Pantas Menjadi Taman Wisata Dunia

Published

on

Zonaekonomi.com, Jakarta –  Paradigma baru tentang taman wisata dunia akan segera terwujud di Indonesia. Dimana mimpi dari masyarakat dunia tentang sebuah taman yang memiliki berbagai macam potensi wisata berkelas dunia dan dalam satu wilayah, yaitu wilayah Indonesia yang meliputi wilayah laut pulau Sabang Provinsi Aceh hingga wilayah darat kota Merauke provinsi Papua.

World Tourism Park Foundation (WTPF) sebagai lembaga nirbala/NGO yang menciptakan konsep taman wisata di dunia, disalah satu negara pilihannya bermaksud akan mewujudkan mimpi masyarakat dunia tersebut.

“Dengan menetapkan wilayah Indonesia sebagai ‘Tamannya Wisata Dunia’ yang letaknya berada di wilayah Asia Tenggara,” ujar Founder & CEO WTPF, Daniel ILI dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Menurutnya, penetapan Indonesia sebagai kawasan taman wisata dunia tersebut memiliki pertimbangan sebagai berikut.

“Indonesia memiliki wisata alam terbanyak di dunia, Indonesia memiliki wisata bahari terluas di dunia,” kata Daniel.

Selanjutnya, Indonesia menguasai 30 persen terumbu karang terluas di dunia, Indonesia memiliki berbagai macam kuliner terbanyak dan terkenal di dunia, Indonesia juga memiliki budaya dan adat istiadat terbanyak di dunia.

“Memiliki peninggalan sejarah yang paling beragam, memiliki pusat perbelanjaan terbanyak di dunia,” tambah Daniel.

Selain itu, Indonesia juga memiliki berbagai macam buah tropis terbanyak di dunia. “Juga memiliki berbagai macam spesies ikan hias terbanyak di dunia,” katanya.

Daniel menambahkan, penetapan Indonesia sebagai kawasan taman wisata akan ditentukan melalui ‘Deklarasi Taman Wisata Dunia’ yang rencananya akan diselenggarakan dalam agenda WTP Forum pada 27 September 2016 di Jakarta.

“Pengukuhan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan peringatan hari Pariwisata Dunia,” pungkasnya. (rin)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending