Connect with us

Energi

Saham Pemda di Tambang Emas Martabe Tidak Berubah

Published

on

PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe, memastikan saham pemerintah daerah sebesar lima persen tidak berubah pascaakuisisi 95 persen saham oleh PT United Tractors Tbk (UNTR).

Zonaekonomi.com, Medan – PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe, memastikan saham pemerintah daerah sebesar lima persen tidak berubah pascaakuisisi 95 persen saham oleh PT United Tractors Tbk (UNTR).

“Ya, benar ada akuisisi.Tapi, saham pemerintah daerah tidak berubah,” kata Manajer Senior Komunikasi Perusahaan Agincourt Resources Katarina Siburian Hardono saat dihubungi melalui telepon dari Medan, Kamis (9/8/2018).

Alasannya, menurut dia, saham yang diakuisisi hanya porsi Agincourt yang sebanyak 95 persen.

Sementara, sisa lima persen saham Martabe dimiliki PT Artha Nugraha Agung (ANA), sebagai badan usaha milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumut.

Komposisi kepemilikan saham ANA masing-masing 70 persen Pemkab Tapanuli Selatan dan 30 persen Pemprov Sumut.

Menurut Katarina, perjanjian akuisisi itu baru saja ditandatangani. “Karena perjanjian baru ya belum ada perubahan mendasar. Itu dulu keterangan saya,” katanya.

UNTR mengakuisisi saham Agincourt Resources Pte Ltd di tambang emas Martabe, melalui PT Danusa Tambang.

Presiden Direktur United Tractors Gideon Hasan di Jakarta, mengatakan, tujuan akuisisi untuk membuat UNTR memiliki portofolio bisnis yang lebih berimbang.

Dengan mengakuisisi Martabe, maka UNTR tidak hanya bergantung terhadap bisnis batubara.

Gideon menegaskan, perseroan belum memiliki target kontribusi segmen bisnis emas terhadap UNTR, namun diharapkan kinerja Martabe bisa semakin meningkat .

Perjanjiaan pengambilalihan saham yang ditandatangani pada Rabu (8/8) mencakup dua transaksi.

Pertama, pengambilalihan 95 persen saham Agincourt Resources Pte Ltd milik PT Agincourt Resources senilai 917,9 juta dolar AS oleh Danusa.

Kedua, pemberian pinjaman dari UNTR dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA), anak usaha UNTR yang memiliki 40 persen saham PT Danusa Tambang. (eva)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Energi

PGN Pastikan Jaringan Das Sman Pasca-Ledakan di Mall Taman Anggrek

Published

on

Terjadi ledakan di salah satu bagian Food Court yang berada di dalam Mall Taman Anggrek.

Zonaekonomi.com, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan jaringan pipa dan fasilitas gas bumi PGN yang berada di sekitar Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, aman dan tidak terdampak ledakan.

Berdasarkan data GIS dan synergi, jarak lokasi ledakan terhadap aset PGN adalah 61 meter.

“Setelah mendapatkan laporan mengenai terjadinya ledakan di Taman Anggrek, Tim Gas Management Centre GDMR 1 PGN (Tim PGN) meluncur ke lokasi untuk memastikan pipa dan fasilitas gas PGN tidak terkena risiko kebakaran dari ledakan,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama melalui keterangan resmi perusahaan, Rabu (20/2/2019).

Seperti diinformasikan, telah terjadi ledakan di salah satu bagian Food Court yang berada di dalam Mall Taman Anggrek. Pemberitaan menyebutkan, ledakan berasal dari pipa gas yang disebabkan oleh tenant food court yang sedang melakukan proses pekerjaan renovasi.

Rachmat mengatakan berdasarkan pengecekan awal data pelanggan, Mall Taman Anggrek bukan merupakan pelanggan gas PGN. Untuk di wilayah tersebut, pusat perbelanjaan yang sudah menjadi pelanggan PGN adalah Mall Central Park dan Ciputra (Citraland), Jakarta Barat.

“Tapi untuk memastikan semua kondusif, Tim PGN tetap melakukan pengecekan langsung di lokasi,” kata Rachmat.

Hasilnya, menurut Rachmat, pipa dan fasilitas gas PGN dalam kondisi aman dan tidak terdampak. Selain itu, Tim PGN telah melakukan koordinasi dengan warga sekitar terkait pengamanan aset pipa dan fasilitas PGN.

“Kami pastikan pipa dan fasilitas gas PGN saat ini dalam kondisi aman dan tidak terdampak,” kata Rachmat. (asn)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Energi

Pertamina Targetkan 5.850 SPBU Digitalisasi

Published

on

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati.

Zonaekonomi.com, Palembang – PT Pertamina (Persero) menargetkan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berjumlah 5.850 outlet sudah menerapkan digitalisasi paling lambat pada Juni 2019.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati di Palembang, Minggu (17/2/2019), mengatakan, digitalisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepastian stok BBM di setiap SPBU dan mendukung program pengurangan transaksi nontunai (cashless).

“Sementara ini baru 350 SPBU yang sudah digitalisasi, nanti di akhir Maret ditargetkankan 3.000 outlet sehingga semua harus selesai di akhir semester ini,” kata Nicke seusai mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau penerapan digitalisasi SPBU di kawasan Lapangan Golf Palembang.

Ia mengatakan melalui digitalisasi ini maka semua arus data masuk-keluar BBM di outlet-otlet SPBU seluruh Indonesia akan tercatat secara real time. Proses dilakukan dengan cara memasang perangkat digital pada kran penyaluran BBM ke kendaraan (nozzle) sehingga jumlah BBM yang terjual dapat tercatat secara akurat.

Data ini akan terhubung ke pusat data Pertamina sehingga SPBU yang sudah minim stoknya akan terpantau secara otomatis. Sehingga, bagi Pertamina ini akan menjadi `warning` untuk segera dilakukan pengiriman.

Dengan begitu, pelayanan ke masyarakat akan semakin meningkat karena potensi terjadinya kelangkaan BBM hingga menyebabkan atrean akan berkurang.

“Selain itu masalah keamanan, karena selama ini banyak pembayaran cash di SPBU. Dengan adanya digitalisasi ini maka akan lebih aman,” kata dia.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno dalam kunjungannya itu mengatakan adanya data real time penjualan BBM dan tangki penyimpanan akan memudahkan pemerintah dalam mengambil keputusan berapa banyak harus mengimpor minyak.

“Saat stok di kilang kita menipis, tentunya harus impor. Dengan adanya data ini, kita tidak impornya kelebihan atau kekurangan sehingga masyarakat akan selalu tersedia BBM-nya di mana pun berada,” kata dia. (dol)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Energi

SKK Migas Tawarkan 74 Cekungan Migas kepada Investor

Published

on

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto.

Zonaekonomi.com, Palembang – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menawarkan kepada investor untuk menggarap 74 cekungan minyak dan gas bumi yang belum dimanfaatkan.

“Saat ini ada 74 cekungan yang belum diapa-apakan dari 128 cekungan yang ada di wilayah Indonesia,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam seminar nasional dan dialog Tantangan dan Peluang Baru dalam Pengelolaan SDA di Indonesia Pascarevolusi Industri 4.0, di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (12/2/2019).

Untuk memanfaatkan potensi minyak dan gas bumi (migas) yang hingga kini belum dikelola dengan baik, memerlukan investor yang memiliki kemampuan dana yang cukup besar dan menguasai teknologi terkini.

Dengan memanfaatan cekungan yang belum dikelola, diharapkan bisa diperoleh cadangan migas baru yang dapat menambah produksi nasional, katanya.

Dia menjelaskan, untuk meningkatkan cadangan migas, pihaknya pada tahun ini memfokuskan mengelola 10 cekungan migas.

Jika pemanfaatan cekungan migas tersebut berhasil dengan baik, diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak hingga di atas satu juta barel per hari seperti yang pernah dicapai beberapa tahun lalu.

Dalam kondisi sekarang ini, jumlah produksi minyak yang dihasilkan oleh perusahaan migas nasional dan asing mencapai 770 ribu barel per hari.

Peningkatan produski migas akan terus dilakukan karena pendapatan negara dari sektor tersebut cukup besar mencapai Rp215 triliun, kata Kepaal SKK Migas. (yud)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending