Connect with us

Trans

Jasa Marga Unggulkan Jaringan Jabotabek dalam Indonesia Pavilion

Published

on

Menteri BUMN Rini Soemarno saat mengunjungi pameran milik Jasa Marga di Indonesia Pavilion.

Zonaekonomi.com, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) memamerkan model jaringan jalan tol Jabotabek sebagai salah satu produk unggulan di Pameran Indonesia Pavilion, yakni pameran yang turut meramaikan pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018.

Pameran bertajuk Indonesia Pavilion–Rediscovering Indonesia ini merupakan kerja sama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan sejumlah kementerian lainnya serta BUMN di tanah air untuk menyajikan berbagai proyek strategis nasional, kinerja, hingga karya seni khas Indonesia.

“Jasa Marga menampilkan model jaringan jalan tol Jabotabek yang merupakan ruas-ruas jalan tol dengan volume lalu lintas tertinggi,” kata Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sebagai salah satu BUMN yang mengelola dan mengoperasikan jalan tol, turut berpartisipasi dalam pameran tersebut. Pameran yang dibungkus dalam konsep “showcase hall” seluas lebih dari 2.000 meter persegi tersebut dibuka oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno dan turut dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Selasa.

Pada pameran itu, Jasa Marga menampilkan model jaringan jalan tol Jabotabek yang merupakan ruas-ruas jalan tol dengan volume lalu lintas tertinggi.

Terdapat tiga jaringan utama sistem jalan tol di Jakarta, di luar jalan tol radial, yaitu Jalan Tol Dalam Kota Jakarta, Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), dan yang saat ini masih dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan Jalan Tol JORR 2.

Dari enam ruas jalan tol JORR 2, Jasa Marga mengelola tiga ruas melalui Anak Perusahaannya, yaitu Cengkareng-Kunciran, Kunciran-Serpong, dan Serpong-Cinere. Hingga awal Oktober 2018, progres konstruksi ketiga proyek dengan total panjang 35,5 km adalah sebagai berikut:
– Cengkareng-Kunciran (14,2 km) dioperasikan oleh PT Jasamarga Kunciran Cengkareng dengan progres konstruksi 22,87 persen dan pembebasan lahan sebesar 50,82 persen;
– Kunciran-Serpong (11,2 km) dioperasikan oleh PT Marga Trans Nusantara dengan progres konstruksi 70,44 persen dan pembebasan lahan sebesar 97,33 persen;
– Serpong-Cinere (10,1 km) dioperasikan oleh PT Cinere Serpong Jaya dengan progres konstruksi 49,03 persen dan pembebasan lahan sebesar 86,08 persen.

“JORR 2 khususnya PT MTN yang mengoperasikan Kunciran-Serpong progresnya sudah sangat tinggi, kami optimis dapat dioperasikan pada bulan April tahun 2019. Progres untuk ketiga ruas tersebut berbeda-beda, hal ini terkait dengan pembebasan lahan di masing-masing proyek,” kata Desi.

Ia pun meyakini jika pembebasan lahan tuntas secara pasti, dari segi konstruksi pun tidak akan terlalu banyak mengalami masalah dan cenderung dapat memproyeksi jadwal penyelesaian ketiga proyek tersebut.

Jika sudah beroperasi, nantinya tol JORR 2 akan sangat membantu distribusi lalu lintas di Jabotabek. Sebagai contoh, pengguna jalan dari daerah Bogor jika ingin menuju Bandara Soekarno-Hatta tidak perlu mengakses Cawang/Tol Dalam Kota, melainkan bisa langsung menggunakan akses JORR 2

Jasa Marga juga mendatangkan produk UMKM binaan pada ajang Indonesia Pavilion. Pelaku UMKM binaan Jasa Marga merupakan salah satu dari 150 UMKM di 64 wilayah Indonesia yang lolos dalam proses kurasi, yaitu Tatik Handicraft, produk kerajinan tembaga yang berasal dari Desa Tumang, Boyolali, Jawa Tengah.

Dengan mengikuti kegiatan ini, kerajinan tembaga binaan Jasa Marga Cabang Semarang ini diharapkan dapat lebih dikenal luas di kalangan mancanegara dan turut mendukung bisnis UMKM dalam menjajal pasar internasional. (mdg)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Trans

Tunggu 27 Oktober Kepastian Suramadu Gratis, Kata Soekarwo

Published

on

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Zonaekonomi.com, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta masyarakat menunggu tanggal 27 Oktober 2018 terkait kepastian digratiskannya tarif melintasi Jembatan Suramadu bagi roda empat atau lebih.

“Saya memang mendengar informasi penggratisan, tapi tunggu kepastiannya pada tanggal tersebut,” ujarnya kepada wartawan ditemui usai peluncuran buku berjudul “Berkaca dari Kegagalan Liberalisasi Ekonomi” di Surabaya, Minggu (21/10/2018).

Ia menjelaskan, kepastian digratiskan atau tidaknya tarif jembatan Suramadu pada 27 Oktober berkaitan dengan kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo di beberapa daerah di Jawa Timur, salah satunya di Madura

Meski sudah mendengarnya, namun orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut masih belum bisa memastikannya 100 persen karena menunggu Pemerintah Pusat memberikan keterangan tertulis secara resmi.

“Biasanya informasi berdasar jalur struktural itu 99 persen betul, tapi bisa berubah karena masih ada 1 persen,” ucap Pakde Karwo, sapaan akrabnya.

Menurut Pakde Karwo, jika tarif melintas di jembatan sepanjang 5,4 kilometer tersebut dibebaskan maka akan mengurangi ongkos barang di Madura sehingga lebih efisien dan tidak terlalu mahal saat sudah masuk pasar.

Sedangkan, ketika disinggung tentang biaya perawatan jembatan yang membutuhkan biaya besar, ia menyebut sudah dipikirkan oleh Pemerintah Pusat dan diambilkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Ini karena pembangunan itu jadi satu dengan perawatan sehingga sudah dipikirkan,” kata gubernur yang juga politikus tersebut.

Sementara itu, sejak dioperasikan 2009, tarif Jembatan Suramadu adalah Rp30 ribu bagi kendaraan roda empat atau lebih, lalu sejak 1 Maret 2016 diturunkan 50 persen menjadi Rp15 ribu, ditambah penggratisan bagi kendaraan roda dua.

Penurunan tarif tol jembatan saat itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 60/KPTS/M/2016 tentang penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Pengurangan Besaran Tarif Tol Pada jalan Tol Jembatan Surabaya-Madura.

Besaran tarif sampai sekarang yakni untuk kendaraan golongan I Rp15.000, golongan II Rp22.500, golongan III Rp30.000, golongan IV Rp37.500, golongan V Rp45.000, serta golongan VI gratis. (fiq)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trans

Peraturan Taksi Daring Tiupayakan Mencakup Angkutan Barang

Published

on

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Peraturan taksi daring yang baru pengganti Peraturan Menteri Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek diupayakan mencakup untuk angkutan barang yang saat ini bermunculan dengan aplikasi daring, kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi.

“Regulasi ini harus bisa menyentuh ‘ride sharing’ yang lain. ‘Ride sharing’ itu ‘kan ada penumpang ada yang bayar juga, minimal harus bisa menyentuh itu semua,” katanya di Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Ia mengakui saat ini bermunculan aplikasi untuk pengangkutan barang di mana belum ada payung hukumnya.

Ditemui terpisah, Pengamat Transportasi Darmaningtyas menilai apapun bisnis yang melibatkan transportasi harus mengacu kepada undang-undang transportasi, yaitu Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

“Sebetulnya kalau transportasi mestinya landasannya UU transportasi. Teknologi itu sebagai sarana saja, sarana untuk mempermudah pesan, mempermudah pembayaran,” katanya.

Sudah seharusnya, lanjut dia, mengikuti aturan, termasuk tarif per kilometer yang sesuai dengan peraturan.

“Semestinya harus mengikuti aturan, termasuk misalnya tingkat keekonomian rupiah per kilometer. Kan sudah ada hitung-hitungannya secara ilmiah. Kalau mengangkut barang itu satu kilometer barang ongkosnya berapa. Itu yang harus ditegakkan,” katanya.

Darmaningtyas berpesan jangan sampai teknologi justru mengikis ketentuan-ketentuan yang sudah ada di undang-undang, seperti tarif.

“Jangan kemudian kita pertentangan antara teknologi dan transportasi. Yang jadi masalah sekarang ini karena teknologi mengikis tarif, tapi sebetulnya yang tertindas adalah pengemudinya,” katanya. (jtr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trans

Studi Kelaikan KA Semicepat Jakarta-Surabaya Rampung November

Published

on

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Zonaekonomi.com, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan studi kelaikan kereta api semicepat Jakarta-Surabaya akan rampung pada November 2018.

“KA Jakarta-Surabaya sedang dalam studi kelaikan oleh JICA, memang rencananya November mereka akan memberikan kepada kita,” kata Budi Karya ditemui usai menerima pegawai baru difabel di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Dia menyebutkan tiga hal yang menjadi fokus dalam studi kelaikan tersebut, yaitu harganya harus lebih ekonomis, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) harus lebh banyak, kemudian kontraktor porsinya harus seimbang antara kontraktor dalam negeri dan asing.

“Kita pikirkan mana yang lebih ekonomis, teknologi apa yang dipakai. Kedua TKDN, bagian konstruksi yang akan digunakan kita mengharapkan itu diprioritaskan. Ketiga, bagian mana kontraktor digunakan, kita juga minta dipikirkan, kontraktor lokal sama lah prosentasenya,” katanya.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan menyatakan masih berupaya agar biaya proyek tersebut berada di kisaran Rp60 triliun.

Menhub menyampaikan kajian proyek KA Jakarta-Surabaya akan rampung pada Agustus 2018. Namun, hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan perihal proyek tersebut. (jtr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending