Last Updated on June 19, 2026 by Zona Ekonomi
Cara Submit Jurnal Nasional untuk Pemula: Strategi Tembus SINTA bagi Akademisi Ekonomi
Dunia akademik sering kali terasa seperti labirin yang mengintimidasi, terutama bagi mereka yang baru saja menginjakkan kaki di ranah penelitian. Fenomena “publish or perish” bukan sekadar slogan, melainkan realitas yang menghantui dosen dan mahasiswa. Memahami cara submit jurnal nasional untuk pemula adalah langkah krusial untuk membangun kredibilitas intelektual sekaligus berkontribusi pada diskursus ekonomi yang lebih luas. Namun, banyak naskah berkualitas berakhir di folder “rejected” bukan karena substansinya yang lemah, melainkan karena ketidaktahuan penulis terhadap mekanisme teknis dan psikologi dewan redaksi.
Artikel ini akan membedah secara mendalam proses publikasi ilmiah, mulai dari persiapan naskah hingga menghadapi peer-review, dengan pendekatan yang objektif dan aplikatif bagi Anda yang bergelut di bidang ekonomi dan sosial.
Baca selengkapnya Panduan Publikasi Jurnal untuk Mahasiswa dan Peneliti
Memahami Ekosistem SINTA dan Akreditasi Jurnal
Sebelum mengirimkan naskah, Anda harus memahami medan tempur. Di Indonesia, standar kualitas jurnal nasional diukur melalui SINTA (Science and Technology Index) yang dikelola oleh Kemendikbudristek. SINTA memiliki tingkatan dari 1 hingga 6, di mana SINTA 1 adalah yang paling prestisius (sering kali terindeks Scopus) dan SINTA 6 adalah level dasar.
- SINTA 1 & 2: Memerlukan standar metodologi yang sangat ketat dan kontribusi teoritis yang signifikan.
- SINTA 3 & 4: Fokus pada kebaruan data dan analisis yang tajam, cocok untuk peneliti menengah.
- SINTA 5 & 6: Tempat yang ideal untuk memulai bagi mahasiswa atau peneliti pemula yang ingin belajar proses publikasi.
Memilih tingkatan jurnal yang tepat adalah validasi psikologis awal. Jangan memaksakan naskah perdana ke SINTA 1 jika instrumen penelitian Anda masih bersifat deskriptif sederhana. Mulailah secara bertahap untuk membangun portofolio penelitian Anda.
Tahap Persiapan: Melakukan “Audit Internal” pada Naskah Anda
Banyak pemula melakukan kesalahan fatal dengan langsung melakukan submisi tanpa pengecekan mendalam. Dalam perspektif ekonomi, ini adalah inefisiensi waktu. Naskah Anda harus mengikuti struktur standar IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion).
1. Judul dan Abstrak yang Menjual
Judul adalah etalase. Hindari judul yang terlalu panjang dan membosankan. Gunakan kata kunci yang kuat. Abstrak harus merangkum masalah, metode, temuan utama, dan implikasi kebijakan dalam kurang dari 250 kata. Secara psikologis, reviewer memutuskan kualitas naskah Anda dalam 30 detik pertama membaca abstrak.
2. Cek Plagiarisme dan Sitasi
Integritas adalah mata uang utama dalam akademik. Gunakan perangkat lunak seperti Turnitin atau Plagiarism Checker X. Pastikan tingkat kemiripan di bawah 20%. Selain itu, gunakan reference manager seperti Mendeley atau Zotero. Penggunaan alat ini menunjukkan bahwa Anda adalah peneliti yang terorganisir dan profesional.
3. Kesesuaian Focus and Scope
Ini adalah alasan penolakan paling umum. Jika Anda menulis tentang ekonomi makro, jangan mengirimkannya ke jurnal yang berfokus pada manajemen sumber daya manusia. Bacalah bagian “Focus and Scope” di laman jurnal secara teliti.
Panduan Teknis Submit Jurnal Melalui OJS (Open Journal Systems)
Hampir semua jurnal nasional di Indonesia menggunakan platform OJS. Berikut adalah langkah-langkah teknis yang harus Anda lalui:
- Registrasi: Buat akun di website jurnal tujuan. Pastikan Anda mencentang peran sebagai “Author”.
- New Submission: Mulai proses pengunggahan. Anda akan diminta melewati 5 tahap, mulai dari centang checklist etik hingga unggah file.
- Upload Supplementary Files: Jika ada data mentah atau instrumen kuesioner yang mendukung, unggahlah di sini untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan reviewer.
- Metadata: Isi judul, abstrak, dan kata kunci dengan sangat teliti. Data inilah yang akan diindeks oleh Google Scholar.
Menghadapi Reviewer: Antara Kritik dan Pengembangan Diri
Setelah status naskah berubah menjadi “Under Review”, Anda memasuki fase penantian yang sering kali memicu kecemasan. Secara psikologis, Anda harus memisahkan antara kritik terhadap naskah dan kritik terhadap pribadi. Reviewer adalah mitra yang membantu menyempurnakan pemikiran Anda.
Ada tiga kemungkinan hasil review:
- Accepted with Minor Revisions: Anda hanya perlu memperbaiki salah ketik atau menambah sedikit referensi.
- Major Revisions: Anda diminta merombak bagian penting, seperti analisis data atau kerangka teori. Ini adalah kesempatan besar untuk belajar.
- Rejected: Jangan berkecil hati. Pelajari alasan penolakannya, perbaiki, dan kirimkan ke jurnal lain yang setingkat atau di bawahnya.
Etika dan Biaya Publikasi (Article Processing Charge)
Dalam dunia ekonomi, tidak ada makan siang yang gratis. Banyak jurnal berkualitas mengenakan biaya publikasi atau APC (Article Processing Charge) untuk menutupi biaya operasional, review, dan pengelolaan website. Namun, waspadalah terhadap “Jurnal Predator” yang menjanjikan terbit cepat tanpa proses review yang jelas hanya dengan membayar sejumlah uang. Jurnal yang kredibel selalu mengedepankan kualitas proses peer-review.
Sebagai pemula, carilah jurnal yang dikelola oleh universitas atau asosiasi profesi ekonomi yang transparan mengenai biaya dan prosesnya. Kejujuran dalam melaporkan konflik kepentingan dan sumber pendanaan penelitian juga merupakan bagian dari etika yang tidak boleh diabaikan.
Kesimpulan: Menulis adalah Investasi Jangka Panjang
Menguasai cara submit jurnal nasional untuk pemula adalah investasi intelektual. Proses ini melatih ketajaman berpikir, kedisiplinan, dan ketahanan mental. Bagi mahasiswa, ini adalah tiket menuju karier yang lebih cerah. Bagi dosen, ini adalah bentuk pengabdian pada ilmu pengetahuan. Teruslah menulis, teruslah melakukan riset, dan biarkan ide-ide ekonomi Anda memberikan dampak bagi masyarakat luas.
Untuk mendapatkan wawasan lebih dalam mengenai isu ekonomi terkini dan tips akademik lainnya, pastikan Anda terus memantau pembaruan di Zona Ekonomi.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan Pemula
Berapa lama proses dari submit hingga terbit?
Rata-rata proses publikasi memakan waktu 3 hingga 6 bulan. Hal ini bergantung pada kecepatan reviewer dalam memberikan umpan balik dan jadwal terbitan jurnal (biasanya 2 atau 4 kali setahun).
Apakah saya boleh submit satu naskah ke dua jurnal sekaligus?
Sangat dilarang. Ini disebut multiple submission dan merupakan pelanggaran etika berat dalam dunia akademik. Anda harus menunggu keputusan dari satu jurnal sebelum mengirimkannya ke tempat lain.
Apakah naskah hasil skripsi bisa diterbitkan di jurnal nasional?
Bisa, bahkan sangat disarankan. Namun, Anda harus mengubah format skripsi yang tebal menjadi format artikel jurnal yang ringkas (biasanya 4.000 – 6.000 kata) dan menyesuaikan gaya selingkung jurnal yang dituju.

