Last Updated on November 5, 2026 by Zona Ekonomi

Rekomendasi saham saat IHSG naik: Strategi memanfaatkan momentum pasar
Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan kekuatannya. Setelah periode volatilitas yang menguras emosi, lonjakan indeks hari ini menjadi angin segar bagi para investor. Banyak yang bertanya apakah ini waktu yang tepat untuk masuk kembali ke pasar. Jika Anda sedang mencari rekomendasi saham saat IHSG naik, memahami dinamika pasar jauh lebih baik daripada sekadar mengikuti tren sesaat.
Mengapa IHSG menguat hari ini?
Penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif dari dalam dan luar negeri. Secara eksternal, hasil Pemilu Sela AS memberikan kepastian kebijakan fiskal yang lebih terukur. Sementara di dalam negeri, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di angka 5,4, 5,5% serta kenaikan harga komoditas menjadi katalis utama, terutama bagi sektor pertambangan.
Analisis teknikal IHSG: Proyeksi tren rebound
Secara teknikal, IHSG sedang mengalami technical rebound setelah menyentuh area support di level 4.830, 4.761. Indeks perlu menembus level resistance di 4.962, 5.000 untuk mengonfirmasi tren penguatan yang lebih berkelanjutan menuju target 5.137.
Daftar rekomendasi saham saat IHSG naik
Saat pasar sedang bullish, diversifikasi menjadi strategi yang perlu diperhatikan. Beberapa sektor berikut ini dinilai diuntungkan:
- Sektor perbankan: Menjadi penopang utama dengan fundamental yang solid.
- Sektor komoditas: Terkerek kenaikan harga emas dan logam dunia.
- Sektor konsumer: Menjadi pilihan defensif di tengah stabilitas ekonomi.
Pilihan saham dari berbagai sekuritas
Berikut adalah beberapa saham yang direkomendasikan oleh sekuritas untuk Anda cermati:
- BRI Danareksa Sekuritas: BBCA, ICBP, PGAS.
- Phintraco Sekuritas: ANTM, AADI, ARCI, ADRO, BREN.
- CGS International Sekuritas: INTP, ANTM, PTBA, PGAS, ASII, AALI.
- Panin Sekuritas: ARCI, INKP, BBRI.
Strategi investasi di tengah gejolak pasar
Hindari perilaku FOMO saat IHSG reli. Gunakan strategi dollar-cost averaging untuk mengakumulasi saham berfundamental kuat. Fokuslah pada perusahaan dengan rasio utang rendah dan arus kas positif agar portofolio Anda lebih tahan terhadap fluktuasi makroekonomi.
Memanfaatkan support dan resistance
Jangan membeli saham tanpa melihat posisi harga terhadap support dan resistance. Gunakan area support sebagai titik masuk dan tetapkan stop loss untuk membatasi risiko. Untuk panduan investasi yang lebih objektif, kunjungi Zona Ekonomi.
FAQ: Pertanyaan umum seputar investasi saat IHSG naik
1. Apakah aman membeli saham saat IHSG sedang reli kencang?
Sebaiknya jangan membeli secara agresif saat harga sudah overbought. Anda bisa menunggu koreksi sehat atau melakukan akumulasi bertahap.
2. Apa yang harus dilakukan jika saham pilihan saya tidak ikut naik?
Jika fundamental perusahaan tetap baik, Anda bisa melakukan hold atau mengalihkan modal ke sektor yang sedang memimpin pasar.
3. Bagaimana cara menentukan level support dan resistance untuk pemula?
Gunakan riwayat harga terendah dan tertinggi dalam 3, 6 bulan terakhir atau manfaatkan fitur indikator teknikal otomatis yang tersedia di aplikasi sekuritas Anda.



